Kawasan Industri Bolok mulai jadi incaran investor

Kawasan Industri Bolok mulai jadi incaran investor

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Daerah Provinsi NTT, Ir. Semuel Rebo (keempat dari kanan) melantik para Komisaris PT Kawasan Industri Bolok, Jumat (24/1/2020). (Antara/ Benny Jahang)

....Pemerintah NTT segera membangun kembali fasilitas perkantoran dan gudang siap pakai oleh para investor yang melakukan investasi di KIB milik pemerintah Provinsi NTT itu.
Kupang (ANTARA) - Direktur Utama Kawasan Industri Bolok (KIB), Nusa Tenggara Timur, Gabriel Willem Kennen Budi mengatakan, sejumlah investor mulai mengincar kawasan industri Bolok, Kabupaten Kupang, untuk melakukan investasi.

"Sudah ada beberapa investor yang berkomitmen untuk berinvestasi di KIB. Para investor itu sudah melakukan peninjauan langsung ke Bolok untuk menanam investasi ," kata Gabriel Willem Kennen Budi di Kupang, Sabtu.

Gabriel Kennen Budi mengatakan pihaknya selalu siap bekerja sama dengan para investor dalam meningkatkan pembangunan ekonomi masyarakat di NTT.

"Kami harus kerja sama dengan investor. Kami pasti akan selalu welcome dengan investor yang datang untuk berinvestasi di NTT," ungkap Gabriel Willem Kennen Budi.

Baca juga: Perusahaan kaca terbesar China investasi di KIS Bangka Selatan

Ia mengatakan, dalam mendukung pembangunan Kawasan Industri Bolok (KIB) Pemerintah NTT segera membangun kembali fasilitas perkantoran dan gudang siap pakai oleh para investor yang melakukan investasi di KIB milik pemerintah Provinsi NTT itu.

"Target utama tahun ini kami akan bangun kantor kami kembali. Selanjutnya gudang dan pabrik siap pakai. Target dalam 5 tahun ke depan k kawasan industri itu sudah aktif beroperasi kembali," jelasnya.

Sementara itu pada Jumat (24/1/2020) Pemerintah NTT  melantik jajaran Komisaris PT Kawasan Industri Bolok (KIB) terdiri dari Komisaris Utama, Alexander Ena dan Komisaris Blasin Kristoforus.
Baca juga: Kejar pertumbuhan 7 persen, Jateng percepat bangun kawasan industri

Pewarta: Benediktus Sridin Sulu Jahang
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar