Inggris peringatkan warganya agar tidak berkunjung ke Hubei, China

Inggris peringatkan warganya agar tidak berkunjung ke Hubei, China

Warga menggunakan masker pelindung di depan pintu masuk Forbidden City dimana ada pengumuman bahwa tempat tersebut ditutup untuk pengunjung untuk keamanan menyusul adanya wabah virus corona baru, di Beijing, China, Sabtu (25/1/2020). REUTERS/Carlos Garcia Rawlins/hp/djo cv (REUTERS/CARLOS GARCIA RAWLINS)

Kantor Luar negeri dan Persemakmuran (FCO) menganjurkan untuk tidak melakukan semua perjalanan ke Provinsi Hubei. Bila anda berada di wilayah itu dan sanggup meninggalkan, anda harus tinggalkan
London (ANTARA) - Inggris mengatakan pada Sabtu bahwa pihaknya mengeluarkan peringatan kepada warganya agar tidak  melakukan semua perjajalanan ke provinsi Hubei di China akibat wabah virus corona.

Dalam peringatan perjalanan baru itu, Kantor Luar Negeri dan Persemakmuran Inggris memberitahu masyarakat untuk meninggalkan provinsi Hubei. Kota Wuhan yang menjadi pusat wabah virus corona berada di provinsi Hubei.

"Kantor Luar Negeri dan Persemakmuran (FCO) menganjurkan untuk tidak melakukan semua perjalanan ke Provinsi Hubei. Bila Anda berada di wilayah itu dan sanggup meninggalkan, Anda harus tinggalkan," pemerintah Kerajaan Bersatu Britania Raya itu mengatakan di lamannya.

Sebelumnya Amerika Serikat dan Rusia berencana mengevakuasi warga negara mereka yang masih berada di kota Wuhan yang saat ini akses untuk keluar masuk sudah ditutup oleh otoritas di sana.

Sumber Reuters
Baca juga: Menteri Inggris: Wabah virus corona jadi perhatian besar dunia
Baca juga: AS akan evakuasi warganya dari Wuhan
Baca juga: Virus corona melanda, dunia waspada

Penerjemah: Mulyo Sunyoto
Editor: Atman Ahdiat
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Seorang koki ditangkap pesan ganja dari Inggris untuk bumbu masak

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar