Kemarin, dari suasana Imlek hingga banjir terowongan Kemayoran

Kemarin, dari suasana Imlek hingga banjir terowongan Kemayoran

Suasana pembagian angpau di Vihara Dharma Bakti, Petak Sembilan, Taman Sari Jakarta Barat. ANTARA/Fianda Rassat.

Jakarta (ANTARA) - Berbagai peristiwa dan kejadian di Jakarta disiarkan Kantor Berita Antara pada Sabtu (25/1), mulai dari suasana Imlek di Jakarta yang penuh warna, hingga banjir di terowongan Kemayoran dan soal revitalisasi Monas.

Berikut informasi-informasi yang dihimpun Antara pada Sabtu (25/1) dan masih layak dibaca untuk mengisi akhir pekan pada hari Minggu ini.

1. Pembagian angpau di Wihara Dharma Bhakti sempat ricuh

Jakarta (ANTARA) - Pembagian angpau atau pemberian sejumlah uang dari para dermawan etnis Tionghoa ke warga kurang mampu di Wihara Dharma Bhakti, Jakarta Barat sempat terjadi kericuhan kecil.

Pantauan ANTARA di lapangan, Sabtu dini hari, kericuhan terjadi akibat warga saling berebut dan tidak tertib saat salah seorang dermawan membagikan angpau.

Berita selengkapnya bisa dibaca di sini.

2. Imlek, wisatawan dan umat Konghucu berbaur di Klenteng Petak Sembilan

Jakarta (ANTARA) - Wisatawan dan umat Konghucu yang beribadah menyambut Tahun Baru Imlek berbaur di Klenteng Petak Sembilan, Glodok, Jakarta Barat, Sabtu.

Sejumlah wisatawan domestik datang dari berbagai kalangan untuk berburu sakralnya suasana ibadah.

Berita selengkapnya bisa dilihat di sini.

3. Pedagang Pasar Mester rayakan Imlek di Vihara Amurva Bhumi

Jakarta (ANTARA) - Perayaan Imlek 2020 di Vihara Amurva Bhumi Jatinegara, Jakarta Timur, didominasi kalangan pedagang keturunan Tionghoa yang berdoa untuk kemakmuran dan kesehatan.

"Saat ini memasuki Tahun Tikus Logam yang melambangkan kesuburan dan kekayaan melalui kerja keras," ujar pedagang Pasar Mester, Koh Aboo (51) di Jakarta, Sabtu.

Berita selengkapnya bisa dibaca di sini.

4. Terowongan Kemayoran masih tertutup genangan air setinggi lima meter

Jakarta (ANTARA) - Air hujan yang menggenangi Terowongan (Underpass) Kamayoran, Jakarta Pusat, masih menyisakan ketinggian muka air berkisar 5 meter, Sabtu siang.

"Airnya masih lima meter," kata Perwira Piket Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Sektor Kemayoran, Unggul Wibowo kepada wartawan di lokasi.

Berita selengkapnya bisa dilihat di sini.

5. DKI sebut Underpass Kemayoran tanggung jawab Pemerintah Pusat

Jakarta (ANTARA) - Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta menyebutkan bahwa Underpass (terowongan) Kemayoran yang hingga saat ini tergenang akibat hujan di Jakarta, Sabtu ini tanggung jawab pengelolaannya oleh Pemerintah Pusat.

"Iya betul, Underpass Kemayoran berada di bawah pusat, tepatnya Sekretariat Negara (Setneg), seperti kawasan GBK (Gelora Bung Karno)," kata Sekretaris Dinas SDA DKI Jakarta Dudi Gardesi saat dihubungi ANTARA, Sabtu.

Berita selengkapnya bisa dibaca di sini.

6. Sekda: Monas belum pernah diresmikan presiden

Jakarta (ANTARA) - Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah menyatakan Monumen Nasional (Monas) belum pernah diresmikan oleh presiden siapapun karena belum selesai proses pembangunannya hingga saat ini termasuk keinginan Bung Karno soal patung banteng.

"Monas itu belum pernah selesai, dan dari presiden pertama sampai sekarang belum pernah ada yang meresmikan Monas, mungkin kalau proyek ini nanti selesai, satu dua tahun, mungkin tiga tahun, bisa diresmikan oleh presiden," kata Saefullah di Balai Kota Jakarta, Jumat (24/1).

Berita selengkapnya bisa dilihat di sini.

7. Dinas Citata: revitalisasi Monas untuk kembalikan fungsinya

Jakarta (ANTARA) - Dinas Cipta Karya Tata Ruang dan Pertanahan (Citata) DKI Jakarta menyatakan revitalisasi Monumen Nasional (Monas) adalah untuk mengembalikan fungsinya atau sesuai rancangan yang dirumuskan.

"Kita lihat, kami akan tata kembali supaya kawasan yang sebelumnya mungkin belum tertata dan rapih, akan kami rapihkan, akan kembalikan ke fungsinya, karena ini Taman Medan Merdeka," kata Kepala Dinas CKTRP DKI Jakarta Heru Hermawanto saat dihubungi di Jakarta, Sabtu.

Berita selengkapnya bisa dibaca di sini.

8. Pelaku kedua begal Warteg Mamoka ditangkap di Jagakarsa

Jakarta (ANTARA) - Setelah 12 jam satu pelaku kasus begal di Warteg Mamoka ditangkap, Tim Resmob Polres Metro Jakarta Selatan kembali menangkap pelaku kedua di wilayah Jagakarsa, Sabtu.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Mochammad Irwan Santoso mengatakan pelaku kedua yang berhasil diamankan bernama Ahmad Firdaus berusia 20 tahun.

Berita selengkapnya bisa dilihat di sini.

Pewarta: Ricky Prayoga
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Gubernur Anies imbau perantau di DKI tak pulang kampung

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar