Nomor telepon tersebar, Chaeyoung TWICE dibanjiri pesan dan panggilan

Nomor telepon tersebar, Chaeyoung TWICE dibanjiri pesan dan panggilan

Chaeyoung TWICE (Instagram.com/twicetagram)

Aku hanya ingin memastikan ini salah dan sesuatu yang memalukan
Jakarta (ANTARA) - Chaeyoung, salah satu anggota grup idola K-pop TWICE, mengeluh ponselnya dibanjiri pesan teks dan panggilan setelah nomor teleponnya tersebar ke publik karena ulah orang tidak bertanggung jawab.

Dia lalu memberi peringatan keras pada orang-orang yang terlibat dalam kejadian yang tidak ia inginkan itu.

"Aku pikir aku telah mencapai batasku, untuk diam dan menunggu waktu yang tepat. Saat 11 angka acak itu diunggah di Internet oleh seseorang tanpa pertimbangan atau rasa hormat, teleponku dibanjiri panggilan dan pesan teks," tulis dia melalui laman Instagram TWICE, seperti dilansir Soompi, Minggu.

Dia mengatakan, hal serupa juga terjadi pada koleganya di TWICE dan idola lainnya di agensi JYP Entertainment.

Chaeyoung lalu mengingatkan kalau tindakan pihak-pihak tak bertanggung jawab ini memalukan.

"Aku bukan orang yang mudah terguncang oleh masalah seperti ini. Aku menulis ini bukan karena tidak dapat menahan marah. Aku hanya ingin memastikan ini salah dan sesuatu yang memalukan," tulis dia.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

아무 말 없이 물러 서주기를 바라며 때를 기다리기엔이젠 한계인 것 같습니다. ⠀ 아무 의미 없을수 도 있는 숫자 11개가 배려와 존중이 없는 한 사람을 통해 인터넷에 올라온 순간, 제 휴대폰은 온갖 전화와 문자로 도배되었고 제가 굳이 하지 않아도 될 수고를 겪고 있습니다. 이러한 문제들은 저 뿐만이 아니라 저희 소중한 멤버들, 저희 회사 다른 많은 아이돌 분들 까지도요. ⠀ 아무런 생각없이 그저 관심과 사랑이라고 포장하며 보내는 행동들과 연락들이 얼마나 많은 사람들에게 피로가 되고 불안이 되고 힘듬이 되어 가는지 조금이라도 생각 해보시길 부탁 드립니다. ⠀ 또한 그렇게 꽁꽁싸맨 포장들로 저희를 건강하고 올바르게 관심과 응원과 사랑을 보내주시는 팬분들 까지 욕되게 하진말아 주십시오. ⠀ 전 이러한 문제에 쉽게 흔들리는 사람이 아닙니다. 화를 억누르지 못해 글을 쓰는게 아닙니다. 따끔히 잘못 되었다는걸 정확히 알려주고 싶을 뿐입니다. 부끄러운 행동이라는 걸요. - 채영

A post shared by TWICE (@twicetagram) on


Baca juga: Video klip TWICE "TT" ditonton 500 juta kali di YouTube

Baca juga: Mina TWICE akan kembali temui penggemar usai empat bulan rehat

Baca juga: JYP tuntut pria yang menguntit Nayeon TWICE

Penerjemah: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Suryanto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar