Kemarin, virus corona hingga banjir yang merendam Kabupaten Bandung

Kemarin, virus corona hingga banjir yang merendam Kabupaten Bandung

Petugas Karantina Kesehatan mengamati layar monitor alat pendeteksi suhu badan saat memeriksa sejumlah wisatawan asal China yang baru mendarat di bandara DEO Kota Sorong, Papua Barat, Minggu (26/1/2020) sebagai antisipasi penyebaran virus corona. ANTARA FOTO/Olha Mulalinda/nz

Jakarta (ANTARA) - Sejumlah berita humaniora kemarin, yang masih menarik untuk dibaca yakni pasien terduga virus corona dirawat di RSHS Bandung hingga sebanyak 40.844 jiwa terdampak banjir di Kabupaten Bandung.

Berikut berita-berita tersebut :



1. Pasien terduga virus corona dirawat di RSHS Bandung

Seorang pasien terduga terjangkit novel coronavirus (nCov) atau virus corona, yang belum diketahui identitasnya, menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Pemerintah Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, Minggu. Berita selengkapnya


2. WHO: Virus corona capai 1.320 kasus di 10 negara


Penyebaran virus corona sudah mencapai 1.320 kasus yang terjadi di 10 negara termasuk di Amerika dan Prancis, demikian data resmi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) per 25 Januari 2020. Berita selengkapnya


3.Tak punya ruang isolasi, RSUD ZUS belum bisa tangani pasien corona

Rumah Sakit Umum Daerah dr Zainal Umar Siddiki (RSUD ZUS) di Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo tidak bisa menangani pasien terduga maupun positif corona karena belum memiliki ruang isolasi. Berita selengkapnya

4.Menkes tegaskan tidak ada penderita virus Corona

Menteri Kesehatan Letjen TNI (Purn) DR dr Terawan Agus Putranto,Sp Rad (K) menegaskan tidak ada penderita (suspect) yang positif terkena virus Corona. Berita selengkapnya

5.Sebanyak 40.844 jiwa terdampak banjir di Kabupaten Bandung

Sebanyak 40.844 jiwa terdampak banjir yang melanda Kawasan Bandung Selatan, tepatnya di lima kecamatan Kabupaten Bandung, Jawa Barat (Jabar) sejak Kamis (23/1) hingga Minggu. Berita selengkapnya



 

Pewarta: Indriani
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Satgas COVID-19 optimis Kota Ambon masuk zona kuning

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar