Cegah Corona, GARDA imbau aplikator siapkan masker bagi penumpang ojol

Cegah Corona, GARDA imbau aplikator siapkan masker bagi penumpang ojol

Ilustrasi. Penyerahan secara simbolis bantuan masker N95 untuk WNI di China oleh Kepala Biro Hukum, Organisasi, dan Kerja sama BNPB Zaherman Muabesi (kiri) kepada Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kemlu Judha Nugraha (kanan), di Jakarta, Rabu (29/1/2020). ANTARA/HO Kemlu RI/am.

Garda mengimbau kepada perusahaan aplikator untuk memperhatikan aspek kesehatan bagi pengemudi ojolnya dan bagi penumpang sejak dini
Jakarta (ANTARA) - Gabungan Aksi Roda Dua (GARDA) Indonesia mengimbau kepada perusahaan aplikator untuk mempersiapkan masker bagi mitra pengemudi dan penumpang ojek daring dalam rangka mengantisipasi sejak dini pencegahan virus Corona.

"Garda mengimbau kepada perusahaan aplikator untuk memperhatikan aspek kesehatan bagi pengemudi ojolnya dan bagi penumpang sejak dini, karena antisipasi atau mencegah akan lebih baik," ujar Ketua Presidium Nasional GARDA, Igun Wicaksono dalam keterangan resminya di Jakarta, Rabu.

Igun mengatakan bahwa perusahaan aplikator yang peduli dengan mitra pengemudi dan penumpang pastinya akan menjadi nilai lebih bagi perusahaan aplikator, dengan membagikan kembali secara gratis masker pernapasan yang biasa digunakan untuk bedah ataupun masker berseri N95.

Beberapa tahun lalu mitra pengemudi memiliki kesempatan untuk mendapatkan masker gratis bagi mitra pengemudi maupun untuk penumpang.

"Kami berharap hal ini dapat diterapkan kembali oleh aplikator sebagai wujud peduli kesehatan bersama," kata Igun.

Merebaknya wabah virus Corona (2019-nCoV) dari Wuhan China yang dapat menyebar melalui interaksi melalui udara (airborne) serta dapat saja terjadi dimanapun, hendaknya perlu diantisipasi sejak awal.

Khususnya di kota-kota besar dan kota yang berinteraksi langsung dengan negara yang sudah ada terduga (suspect) terinfeksi virus Corona.

Walaupun menurut Kemenkes RI, saat ini di Indonesia belum ada terduga yang terkena virus Corona, namun rekan-rekan pengemudi ojol yang sehari-hari beraktifitas di luar ruang, di jalanan dan berinteraksi dengan banyak orang di jalanan, sangat rentan untuk terjangkit virus Corona atau wabah penyakit lain melalui udara atau media lainnya.

Sebelumnya Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes Achmad Yurianto mengatakan upaya lain yang dapat dilakukan masyarakat untuk menghindari kemungkinan tertular virus corona salah satunya dengan menggunakan masker saat berada di keramaian.

Penggunaan masker itu perlu dilakukan guna menghindari kemungkinan penularan virus melalui udara.

Baca juga: Pengamat: Virus corona tidak signifikan pengaruhi ekonomi domestik
Baca juga: Dikabarkan rawat pasien Corona, aktivitas RSPAD normal

Pewarta: Aji Cakti
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2020

102 hoax virus corona beredar di publik, Moeldoko imbau hentikan

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar