Formula 1

Dua tikungan miring Zandvoort sajikan sensasi lain balapan F1

Dua tikungan miring Zandvoort sajikan sensasi lain balapan F1

Para pekerja melakukan pengerjaan Sirkuit Zandvoort di Belanda, Rabu (29/1/2020) Reuters/Johanna Geron

Jakarta (ANTARA) - Sirkuit Zandvoort di Belanda akan menawarkan sensasi menonton balapan Formula 1 yang berbeda tahun ini dengan desain trek yang memiliki dua tikungan miring.

Zandvoort siap kembali menggelar Grand Prix untuk pertama kalinya sejak 1985 manakala para pekerja hampir menyelesaikan perombakan senilai 15 juta euro pada trek lama sirkuit tersebut.

"Kami telah menciptakan trek yang sangat unik, dengan dua tikungan miring, yang tak dimiliki oleh trek-trek lainnya di Formula 1," kata direktur Grand Prix Belanda sekaligus mantan pebalap Formula 1 Jan Lammers kepada Reuters, Rabu.

Kembalinya Zandvoort di kalender Formula 1 telah ditunggu-tunggu, terutama oleh para fan Max Verstappen dari tim Red Bull.

Baca juga: Haas luncurkan mobil F1 2020 pada hari pertama tes pramusim Barcelona

Dikelilingi bukit pasir dan cagar alam di pesisir Laut Utara, sekitar 25 km di barat Amsterdam, Zandvoort memiliki karakter tersendiri dengan trek berkelok dan sejumlah tikungan kecepatan tinggi.


Zandvoort sebelumnya telah menggelar 30 Grand Prix yang digelar antara 1952 dan 1985, sebelum ada penolakan dari warga setempat dan praktisi lingkungan yang menjadikan sirkuit itu ditinggalkan.

Namun pandangan mereka berubah drastis beberapa tahun ini kala pahlawan lokal Verstappen menjadi pebalap termuda Formula 1 yang menjadi juara Grand Prix.

Baca juga: Racing Point siap luncurkan mobil F1 2020 di Austria

Dengan desain baru, Zandvoort diharapkan mampu memberikan tontonan menarik dalam tiga tahun ke depan sebagai trek yang memungkinkan banyak terjadinya saling salip.

"Pebalap yang meninggalkan jalur pit sekarang kembali ke trek setelah tikungan pertama, yang berarti mobil bisa berpacu bersebelahan menuju tikungan miring kedua dan bahkan hingga tikungan ketiga, memasuki bagian tercepat dari trek ini. Jadi kita bisa lihat siapa yang paling berani," kata Lammers.

"Belum ada pebalap yang memiliki pengalaman dengan tikungan miring ini. Dan kami telah membangun trek yang sangat otentik: membuat satu kesalahan di sini, maka kamu akan berakhir."

Grand Prix Belanda akan digelar pada 3 Mei sebagai seri kelima musim ini. Sementara Melbourne, Australia akan menjadi pembuka pada 15 Maret nanti.

Baca juga: Trek Grand Prix Miami akan didesain ulang menyusul keluhan warga

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar