Marcell Darwin ambil pelajaran hidup dari film "Nikah Yuk"

Marcell Darwin ambil pelajaran hidup dari film "Nikah Yuk"

Marcell Darwin di konferensi pers film “Nikah Yuk!”, Jakarta, Kamis (30/1/2020). (ANTARA/Nanien Yuniar)

Jakarta (ANTARA) - Aktor Marcell Darwin mengambil pelajaran hidup dari film romantis “Nikah Yuk!” yang mengangkat cerita yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Marcell berperan sebagai Arya, fotografer muda yang didesak untuk menikah oleh orangtuanya. Dia sempat menolak dengan alasan karir, namun semua berubah ketika Arya bertemu dengan komikus bernama Lia (Yuki Kato).

Menurut Marcell, ada banyak perspektif tentang menikah yang bisa ditangkap dari film ini.

“Ada pelajaran yang bisa diambil, bahwa setelah menikah itu kita masih bisa melanjutkan karir,” ujar Marcell di konferensi pers “Nikah Yuk!” di Jakarta, Kamis.

Marcell berpendapat pernikahan tak terlalu berbeda dengan kehidupan sebagai lajang. Aktivitasnya masih sama, hanya saja ada tanggung jawab yang lebih besar.

Pada awal Januari 2020, Marcell Darwin juga baru resmi melepas masa lajang. Menjalani kehidupan sebagai pengantin baru terasa menyenangkan, ujar Marcell yang bergurau ia seharusnya menikah lebih cepat.

Berbeda dari tokoh yang dia perankan, Marcell punya rencana untuk segera membina rumah tangga saat sedang menjalin kasih dengan pacarnya.

“Setelah pacaran lama, gue putus. Di situ gw memutuskan untuk cari orang yang siap diajak nikah,” jelas dia.

“Nikah Yuk!” diperankan juga oleh Yuki Kato, Aliyah Faizah, Dwi Akraniza Aprilia, Jessica Veranda, Ike Muti juga Roy Marten dan Ivanka Suwandi.

Film arahan Adhe Dharmastriya ini diproduseri Dwi Akraniza Aprilia dan Andri Cahyadi. Film yang mengambil lokasi pengambilan gambar di Indonesia dan Jepang ini akan tayang pada 6 Februari 2020 di bioskop Indonesia.

Baca juga: Marcell Darwin gugup jelang hari pernikahan

Baca juga: Ayushita, Morgan Oey, Yuki Kato bakal menari bersama ribuan orang

Baca juga: Yuki Kato belajar jadi komikus demi "Nikah Yuk"


 

Pewarta: Nanien Yuniar
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar