576 tim bersaing perebutkan Piala Mas Gibran dalam turnamen e-sport

576 tim bersaing perebutkan Piala Mas Gibran dalam turnamen e-sport

Dokumentasi - Putra Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka (kedua kanan) dan Kaesang Pangarep (kedua kiri) bermain game bersama saat membuka Turnamen E-Sport Free Fire "Piala Mas Gibran" di Diamond Convention Center, Solo, Jawa Tengah, Sabtu (28/12/2019). ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha/wsj.

Sukoharjo (ANTARA) - Sebanyak 576 tim dari berbagai daerah di Jawa Tengah bersaing memperebutkan Piala Mas Gibran di ajang turnamen e-sport bertajuk gim Mobile Legends 2020, di The Park Mall Solo Baru, Sukoharjo, Sabtu.

Turnamen e-sport mobile legends tahun ini diikuti 576 tim dan setiap tim beranggota lima pemain, sehingga total peserta mencapai 2.880 pemain, kata putra sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka di sela acara pembukaan turnamen e-sport di The Park Mall Solo Baru.

Menurut Gibran, jika sebelumnya turnamen e-sport dibuat berskala nasional, kali ini dibuat khusus untuk pemain di Jawa Tengah. Turnamen e-sport dari seluruh Indonesia mencapai 31 juta pemain per bulan, termasuk di Jateng yang mencapai sekitar 11 persen.

Baca juga: 50.000 peserta ikuti MPL Piala Presiden Esports 2020

"Kami wadahi melalui turnamen supaya motivasi dan bakat-bakat lokal yang masih terpendam mulai bisa muncul ke permukaan dan menjadi kompetitif mencari prestasi di bidang yang mereka minati," kata Gibran.

Putra bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep selaku penyelenggara mengatakan turnamen e-sport tidak hanya memperebutkan Piala Mas Gibran dan hadiah uang tunai yang mencapai puluhan juta rupiah, pemenang juga akan mendapatkan sesi khusus pelatihan oleh salah satu tim profesional Indonesia, "Aeronwolf Pro Team".

"Mas Gibran niatnya positif ingin membawa semangat e-sport dari Jakarta ke Jawa Tengah, karena acara seperti ini masih belum banyak di daerah Jawa. Supaya teman-teman bisa termotivasi, jadi saya bantu sampaikan ke organisasi dan ditindaklanjuti divisi Aerowolf Organizer untuk buat acara," kata Kaesang.

Baca juga: Asosiasi Esports apresiasi penampilan tim Mobile Legends Indonesia

Donna Karman selaku pelaksana turnamen dari Aerowolf Organizer mengatakan pihaknya mengundang beberapa bintang e-sport nasional dalam acara agar menginspirasi teman-teman di Solo. Industri e-sport berkembang sangat pesat dan banyak peluang profesi.

Menurut Donna, untuk bisa berprestasi pilihannya tidak hanya sebagai pemain seperti Felix "BadBoy", tetapi ada juga caster seperti Clara, Gaming creator seperti Leokoce ataupun MC seperti Mas Gerry.

Dia mengatakan masih ada kesalahpahaman yang dipercaya selama ini bahwa bermain gim hanyalah membuang waktu dan tidak membangun perkembangan diri. Namun, industri gim saat ini membuka banyak peluang pekerjaan baru yang sebelumnya dipandang sebelah mata, dan bahkan tidak ada.

Baca juga: Kaesang Pangarep ajak "gamer" bangun ekosistem "eSports"

Namun, e-sport sudah mendapatkan pengakuan internasional dengan dimasukkan sebagai salah satu cabang olahraga yang pertama kalinya dipertandingkan di SEA Games 2019 di Filipina, dan kontingen Indonesia sukses menyumbang dua medali perak.

"Kami akan melanjutkan program edukasi, dari e-sport sudah banyak cerita sukses, tergantung bagaimana anak diarahkan. Kami batasi anak bermain dan membuat mereka produktif," katanya.

Pewarta: Bambang Dwi Marwoto
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Meski hanya perak, Asosiasi ESport apresiasi penampilan Tim Indonesia 

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar