Kemenhub siapkan Rp100 miliar perpanjang landasan bandara di Karimun

Kemenhub siapkan Rp100 miliar perpanjang landasan bandara di Karimun

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat kunjungan kerja di Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau. ANTARA/Rusdianto/am.

...pada akhir 2021 nanti panjang landasan pacunya sudah 2.000 meter
Karimun (ANTARA) - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan menyiapkan anggaran sebesar Rp100 miliar untuk memperpanjang landasan pacu Bandara Raja Haji Abdullah di Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau (Kepri)

"Kami anggarkan Rp100 miliar, sehingga pada akhir 2021 nanti panjang landasan pacunya sudah 2.000 meter," kata Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi di Kabupaten Karimun, Kepri, Minggu.

Menhub menjanjikan akan mengundang Presiden Joko Widodo untuk meresmikan Bandara Raja Haji Abdullah sebagai bandara komersial yang dapat didarati pesawat besar.

"Saya akan undang Bapak Presiden untuk peresmiannya," ujar Menhub..

Menurut Menhub, pengembangan Bandara Raja Haji Abdullah menjadi prioritas sesuai perintah Presiden untuk percepatan pembangunan infrastruktur daerah perbatasan dan terluar.

"Sarana prasarana transportasi di daerah pulau dan terluar sangat penting. Apalagi Karimun memiliki potensi yang sangat besar, dari industri maupun pariwisata," ujar Menhub.

Dia mengatakan telah berkoordinasi dengan Kapolda Kepri, dan secara khusus dengan Bupati dan Kapolres Karimun mengenai permasalahan lahan untuk penambahan landasan pacu Bandara Raja Haji Abdullah.

"Saya minta kepada Kapolres agar melakukan penegakan hukum bagi warga yang menduduki lahan. Kita selalu baik dengan masyarakat, tapi buat masyarakat yang menghalangi pemerintah dalam melaksanakan pembangunan, maka akan berhadapan dengan Polri," tutur Menhub.

Baca juga: Menhub tinjau 2 bandara pendukung pariwisata dan investasi Jawa Tengah

Sementara itu Bupati Karimun Aunur Rafiq berharap penambahan panjang landasan pacu Bandara Raja Haji Abdullah dapat mendorong pengembangan investasi dan perekonomian masyarakat.

"Kalau landasan pacunya sudah 2.000 meter, tentu bandara ini bisa digunakan untuk penerbangan komersial dengan pesawat yang lebih besar. Ini akan berdampak positif bagi pengembangan investasi," ucap Rafiq.

Saat ini, landasan pacu Bandara Raja Haji Abdullah baru sekitar 1.200 meter, dan hanya melayani penerbangan pesawat perintis Susi Air.

Baca juga: Kemenhub optimalkan Bandara Kalimarau dukung pengembangan pariwisata




 

Pewarta: Ogen dan Rusdianto
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Kemenhub perketat syarat perjalanan darat wilayah aglomerasi

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar