DPR panggil Pertamina EP-PHE bahas masa depan eksplorasi migas

DPR panggil Pertamina EP-PHE bahas masa depan eksplorasi migas

Susana Rapat Dengar Pendapat antara Komisi VII DPR, Pertamina EP dan PHE pada Selasa (4/2/2020) di ruang rapat komisi VII DPR, Jakarta. ANTARA/Afut Syafril/am.

Kita ingin mendengar bagaimana capaian eksplorasi migas Indonesia
Jakarta (ANTARA) - Komisi VII DPR memanggil pimpinan Pertamina EP dan Pertamina Hulu Energi (PHE) untuk membahas strategi masa depan eksplorasi minyak dan gas (migas) di Indonesia.

"Kita ingin mendengar bagaimana capaian eksplorasi migas Indonesia," kata Ketua Komisi VII Sugeng Suparwoto saat membuka Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Senayan, Jakarta, Selasa.

Sugeng yang berasal dari Fraksi Nasdem mempersilakan Direktur Utama PT Pertamina Hulu Energi (PHE) Meidawati dan Presiden Direktur Pertamina EP Nanang Abdul Manaf memperkenalkan jajaran direksinya.

Baca juga: Legislator usulkan perbanyak eksplorasi migas di kawasan perbatasan

RDP dimulai sekitar pukul 13.35 WIB, rapat antara DPR dan Pertamina EP dan  PHE tersebut membahas mengenai capaian eksplorasi migas dan rencana dari korporasi dalam kegiatan memburu minyak ke depannya.

Berdasarkan pantauan Antara, tidak seluruh anggota komisi VII hadir dalam RDP tersebut, beberapa kursi nampak masih lengang ketika rapat baru dimulai.

Presiden Direktur Pertamina EP Nanang Abdul Manaf sempat menjelaskan mengenai capaian migas pada 2018 dan review capaian 2019 beserta dengan kendala yang dihadapi.

"Beberapa sumur migas Indonesia sudah tergolong tua, selain itu serapannya sudah tidak maksimal, maka beberapa target belum tercapai secara maksimal," kata Nanang Abdul Manaf.

Baca juga: Menteri ESDM minta peningkatan aktivitas eksplorasi migas

Baca juga: Pertamina proyeksikan laba bersih turun menjadi 2,1 miliar dolar AS

 

Pewarta: Afut Syafril Nursyirwan
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Konsumsi BBM di Papua turun 8 %

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar