Info Haji

Calon petugas haji 2020 mulai diseleksi Kemenag Sulsel

Calon petugas haji 2020 mulai diseleksi Kemenag Sulsel

Suasana seleksi calon petugas haji kloter di Kanwil Kemenag Sulsel yang akan bertugas pada musim haji 1441 Hijriah atau 2020 Masehi. (FOTO ANTARA/HO-Kemenag Sulsel)

Proses seleksi ini juga diawasi oleh tim Inspektorat Jenderal Kementerian Agama, sehingga kami bisa pastikan jika proses rekrutmen bebas dari segala praktik-praktik kolusi dan sebagainya
Makassar (ANTARA) - Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) di Sulawesi Selatan bersama seluruh jajaran Kemenag di seluruh Indonesia mulai melakukan seleksi calon petugas haji kloter yang akan bertugas pada musim haji 1441 Hijriah atau 2020 Masehi.

"Hari ini serentak seleksinya di seluruh Indonesia. Kami di Sulsel juga menggelar seleksi dan semoga semuanya berjalan lancar," kata Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kanwil Kemenag Sulsel Kaswad Sartono di Makassar, Selasa.

Ia mengatakan, untuk peserta yang mendaftar dan telah memenuhi persyaratan administrasi sebanyak 223 peserta dan tersebar diseluruh Kantor Kemenag kabupaten dan kota.

Dari jumlah itu, sebanyak 116 orang peserta mendaftar untuk formasi Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Kloter yang terdiri dari Tim Pembimbing Haji Indonesia (TPHI) atau ketua kloter.

Selanjutnya sebanyak 107 orang peserta lainnya mendaftar untuk PPIH Arab Saudi yang terdiri dari formasi petugas bimbingan ibadah, konsumsi, akomodasi, transportasi dan siskohat.

Kaswad menyatakan, seleksi petugas haji yang digelar ini merupakan tahap pertama. Pada tahapan ini akan menjaring dua kali kuota terbaik untuk ikut dalam seleksi tahap kedua di Kanwil Kemenag Provinsi yang akan diselenggarakan pada 13 Februari 2020.

"Berbeda dengan tahun lalu, seleksi kali inj di tingkat Kantor Kemenag kabupaten dan kota. Tahun ini juga tes sudah menggunakan sistem Computer Asested Test (CAT)," katanya.

Menurut dia, sejumlah perubahan dan perbaikan dilakukan agar proses seleksi lebih transparan dan akuntabel, serta terhindar dari praktek kolusi, korupsi, dan nepotisme.

"Proses seleksi ini juga diawasi oleh tim Inspektorat Jenderal Kementerian Agama, sehingga kami bisa pastikan jika proses rekrutmen bebas dari segala praktik-praktik kolusi dan sebagainya," katanya.

Sebelumnya, para peserta seleksi akan memperebutkan 32 kuota PPIH kloter , terdiri atas 16 orang ketua kloter dan 16 orang pembimbing ibadah kloter. Selain itu, ada juga 13 kuota untuk Penyelenggara Perjalanan Ibadah Haji atau PPIH Arab Saudi, demikian Kaswad Sartono.

Baca juga: Kemenag targetkan indeks layanan embarkasi Hasanuddin meningkat

Baca juga: Jamaah Embarkasi Makassar dapat menu khas daerah

Baca juga: 70 persen jamaah haji di Embarkasi Makassar berisiko tinggi sakit

Pewarta: Muh. Hasanuddin
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Jemaah yang lunas BPIH 2020 berangkat haji tahun depan

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar