Presiden ke Bengkulu resmikan Monumen Fatmawati Sukarno

Presiden ke Bengkulu resmikan Monumen Fatmawati Sukarno

Presiden dan rombongan lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1, pada Rabu sekitar pukul 08.35 WIB menuju Bengkulu. (Biro Pers Istana)

Jakarta (ANTARA) - Presiden Joko Widodo bertolak menuju Provinsi Bengkulu guna melakukan kunjungan kerja salah satunya meresmikan Monumen Fatmawati Sukarno.

Presiden dan rombongan lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1, pada Rabu sekitar pukul 08.35 WIB.

Setibanya di Bandar Udara Fatmawati Soekarno, Kota Bengkulu, Presiden akan langsung menuju Rumah Ibu Fatmawati Soekarno.

Di dalam rumah yang menjadi museum tersebut terdapat sejumlah memorabilia, antara lain mesin jahit kuno yang dipakai untuk menjahit bendera Merah Putih pertama untuk dikibarkan pada 17 Agustus 1945.

Baca juga: Presiden beri bantuan kepada warga Bengkulu

Baca juga: Putra Presiden Jokowi kunjungi Rejang Lebong

Baca juga: Presiden kunjungi kampung nelayan Bengkulu


Kepala Negara kemudian akan berjalan kaki menuju Simpang Lima Ratu Samban, Kecamatan Ratu Samban, Kota Bengkulu. Di tempat tersebut, Presiden akan meresmikan Monumen Pahlawan Nasional Ibu Agung Hj. Fatmawati Sukarno.

Selesai acara peresmian, Presiden dijadwalkan langsung menuju Bandara Fatmawati Soekarno untuk kemudian lepas landas kembali ke Jakarta.

Turut bersama Presiden dalam penerbangan menuju Provinsi Bengkulu antara lain, Ketua DPR RI Puan Maharani, Menteri Sosial Juliari Peter Batubara, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Sekretaris Militer Presiden Mayjen TNI Suharyanto.

Selain itu turut pula Komandan Paspampres Mayjen TNI Maruli Simanjuntak, Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin, dan Staf Khusus Presiden Andi Taufan.

Pewarta: Hanni Sofia
Editor: Joko Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar