Pemkab Nagan Raya masih tunggu koordinasi periksa 52 TKA China

Pemkab Nagan Raya masih tunggu koordinasi periksa 52 TKA China

Petugas Dinas Kesehatan Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh memeriksa suhu tubuh penumpang pesawat udara saat tiba di gedung terminal Bandara Cut Nyak Dhien Nagan Raya, Aceh. ANTARA/Teuku Dedi Iskandar

Pemeriksaan kesehatan ini akan terus kami lakukan sampai batas waktu yang belum ditentukan
Suka Makmue (ANTARA) - Dinas Kesehatan Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh sampai saat ini masih menunggu koordinasi dengan berbagai instansi pemerintah di daerah itu, untuk memeriksa 52 tenaga kerja asing (TKA) asal China terkait dengan pencegahan penularan virus corona.

“Saat ini sedang menunggu koordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan pemeriksaan kesehatan kepada TKA asal Tiongkok yang bekerja di Nagan Raya,” kata Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Nagan Raya Arafik Karim di Suka Makmue, Kamis.

Jumlah tenaga kerja asing yang saat ini bertugas di Nagan Raya, kata dia, di antaranya perusahaa MPG 20 orang dan Central lima orang (Grand Nagan Hotel), 20 TKA asal Tianjin (Mess Langkak, Kecamatan Kuala Pesisir).

Di perusahaan Indo Fodong tujuh orang di Mess Kuala Baro, Kecamatan Kuala Pesisir, Kabupaten Nagan Raya.

Baca juga: 52 TKA asal China di Nagan Raya Aceh bebas virus corona

Selain itu, pihaknya hingga saat ini masih terus melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap penumpang pesawat udara di Bandara Cut Nyak Dhien Nagan Raya, untuk memastikan tidak ada warga asing atau warga lokal yang terpapar virus mematikan tersebut.

Petugas kesehatan juga memberikan tips kepada masyarakat, khususnya penumpang, tentang cara menghindari kemungkinan sebaran virus tersebut.

Pihaknya juga mengimbau masyarakat agar selalu menjaga kesehatan serta menggunakan masker saat berada di dalam pesawat maupun di gedung terminal.

“Pemeriksaan kesehatan ini akan terus kami lakukan sampai batas waktu yang belum ditentukan,” kata Arafik Karim.

Baca juga: Pemeriksaan kesehatan penumpang di Bandara Nagan Raya Aceh diperketat
Baca juga: Aceh Barat bentuk tim terpadu cegah penularan Virus Corona

Pewarta: Teuku Dedi Iskandar
Editor: M. Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Presiden ajak ulama Aceh jaga persatuan

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar