Hari keenam karantina, WNI dari Wuhan di Natuna dinyatakan sehat

Hari keenam karantina, WNI dari Wuhan di Natuna dinyatakan sehat

Sejumlah Warga Negara Indonesia (WNI) yang dievakuasi dari Wuhan, Hubei, China melakukan senam bersama prajurit TNI di Hanggar Pangkalan Udara TNI AU Raden Sadjad, Ranai, Natuna, Kepulauan Riau, Kamis (6/2/2020). Menurut data Kementerian Kesehatan, sebanyak 238 orang WNI yang menjalani proses observasi virus Corona tersebut kondisi kesehatannya baik dan tidak ada satupun dari mereka yang menunjukkan gejala infeksi seperti demam, batuk dan pilek. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/aww. (ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT)

Dari pemantauan suhu, semua terpantau di bawah 38 derajat Celcius, dan tren pemantauan suhunya dalam keadaan baik
Jakarta (ANTARA) - Direktur Surveilans dan Karantina Kesehatan Kementerian Kesehatan Vensya Sitohang menyatakan kondisi para Warga Negara Indonesia (WNI) dari Wuhan, China yang diobservasi di Pulau Natuna, Kepulauan Riau sampai hari keenam, Jumat, terpantau sehat.

"Per hari keenam, sebanyak 238 orang yang ada di Natuna bersama tim KBRI lima orang, tim penjemputan 24 orang, kru Batik Air 18 orang, kita tahu saudara-saudara kita ini dibawa dari Wuhan adalah orang yang sehat dan pada hari keenam ini mereka semua dalam keadaan sehat,” kata dia di Jakarta, Jumat.

Ia menjelaskan tim Kemenkes melakukan pemeriksaan suhu tubuh dua kali dalam sehari kepada WNI yang dikarantina di Hanggar Lanud Raden Sajad, untuk memastikan kondisi kesehatan mereka.

“Dari pemantauan suhu, semua terpantau di bawah 38 derajat Celcius, dan tren pemantauan suhunya dalam keadaan baik,” kata dia.

Vensya menjelaskan WNI di Natuna melakukan berbagai aktivitas untuk menjaga kesehatan dan daya imunitas tubuh setiap harinya, mulai dari olahraga, beribadah, hingga bimbingan konseling.

Baca juga: Kondisi WNI terinfeksi virus corona di Singapura stabil

Menu makanan mereka juga dijaga dengan memberikan makanan bergizi dan pemeriksaan untuk memastikan bahwa makanan dan minuman yang dikonsumsi dalam keadaan baik dan laik dimakan.

Selain itu, dilakukan kegiatan menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan dengan pengendalian vektor di lingkungan hanggar.

“Kemudian, menjaga kesehatan air, air juga diperiksa. Lalu sampah, pengelolaan sampah juga dilakukan, kemudian limbah, seperti masker juga dikelola dengan baik,” kata dia.

Tim Kemenkes juga berupaya memberikan pendampingan untuk menjaga kesehatan jiwa kepada WNI dengan memberikan bimbingan konseling dan menampung keluh kesah mereka.

“Tentunya dalam kebersamaan 14 hari ini perlu dibangun komunikasi yang baik agar ada kesepakatan-kesepakatan, dan agar mengikuti aturan dan kegiatan yang ada,” kata Vensya.

Baca juga: Beijing senang dengar kabar WNI dikarantina di Natuna sehat
Baca juga: Kemenkes: WNI dari Wuhan semua sehat pada hari kelima observasi


Pewarta: Sella Panduarsa Gareta
Editor: M. Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Tiket KA akhir tahun bisa dipesan secara daring

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar