BPBD Dharmasraya lanjutkan pembersihan material longsor

BPBD Dharmasraya lanjutkan pembersihan material longsor

Tim BPBD membersihkan material longsor yang terjadi di Kecamatan IX Koto, Kabupaten Dharmasraya, Minggu (9/2/2020) dini hari. ANTARA/Ilka Jensen

tim bekerja sampai dini hari sekitar pukul 04.00 WIB
Pulau Punjung, Sumbar (ANTARA) - BPBD Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat (Sumbar), Minggu, melanjutkan pembersihan material longsor yang menutup sejumlah ruas jalan di Kecamatan IX Koto.

"Benar dilanjutkan pagi ini, kemarin tim bekerja sampai dini hari sekitar pukul 04.00 WIB," kata Kasi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Dharmasraya Ardianus Efendi di Pulau Punjung, Minggu.

Ia mengatakan dua alat berat jenis eskavator dan loader diturunkan untuk membersihkan material longsor. Pembersihan dilakukan tim BPBD, TNI, Polri, dan dibantu masyarakat.

Baca juga: Banjir dan longsor tutup jalan penghubung desa di Dharmasraya
Baca juga: BPBD Dharmasraya imbau warga aliran Batanghari waspada


Pembersihan material longsor baru dapat dimulai pada Sabtu (8/2) sekitar pukul 19.00 WIB, keterlambatan itu karena banjir sempat menutup ruas jalan di Pulau Anjolai Nagari (Desa Adat) IV Koto Dibawuah.

"Alat berat sudah siaga dari Sabtu (8/2) siang, sementara banjir di Pulau Anjolai baru mulai surut menjelang sore", katanya.

Terkait titik longsor yang sudah dibersihkan pihaknya masih mengkoordinasikan dengan tim di lapangan, kata dia.

"Sampai saat ini tim belum bisa dihubungi, namun yang pasti pembersihan dilanjutkan pagi ini," katanya.

Baca juga: Ribuan warga Dharmasraya terisolasi akibat banjir
Baca juga: 120 rumah warga di Taming Pasaman Barat terendam banjir


Sementara, Camat IX Koto Saiful Anwar menambahkan pembersihan material longsor akan dilanjutkan pada titik-titik di Nagari Banai dan Lubuk Karak.

"Informasinya tadi malam baru selesai sampai Muaro Kani, Ampangkuranji, Nagari Silago, pagi ini dilanjutkan kembali," katanya.

Sebelumnya, banjir dan tanah longsor melanda Kecamatan IX Koto hingga menutup jalan penghubung antardesa dan merendam rumah warga. Hujan deras yang mengguyur daerah itu pada Jumat (7/2) malam menjadi penyebabnya.

Baca juga: Bencana alam landa 10 kecamatan di Padang Pariaman
Baca juga: Semen Padang kirim relawan TRC ke lokasi banjir di Sijunjung
Baca juga: Dua rumah warga Agam rusak dihantam luapan Batang Tiku

 

Pewarta: Mario Sofia Nasution/Ilka Jansen
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Atasi Banjir, Sumbar akan segera pasang biopori

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar