Banjir Solok, kerugian capai belasan miliar

Banjir Solok, kerugian capai belasan miliar

Bencana banjir di salah satu nagari di Kabupaten Solok, Sabtu (8/2/2020). ANTARA/Fandi Yogari

Dari laporan yang kami terima dari pihak nagari, kerusakan di Nagari Sirukam sangat parah
Arosuka (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Solok, Provinsi Sumatera Barat memperkirakan banjir yang melanda beberapa nagari di daerah itu, sepanjang Sabtu (8/2) dan mengakibatkan kerusakan parah di sejumlah tempat dengan kerugian mencapai belasan miliar rupiah.

"Salah satu nagari terparah adalah Sirukam, Kecamatan Payung Sekaki. Fasilitas umum rusak karena meluapnya aliran Batang Lawas. Kerugian diperkirakan belasan miliar," kata Kepala BPBD Kabupaten Solok Armen di Koto Baru, Minggu.

Kerusakan terparah terjadi di jalur irigasi Banda Lawas Kanan dan Banda Lawas Kiri. Kerusakan jalur irigasi diprediksi sepanjang lebih kurang 300 meter.

Kedua sungai atau banda merupakan jalur irigasi pertanian utama di daerah tersebut.

Baca juga: 3 nagari terkena banjir di Kabupaten Solok

Selain itu, bencana juga mengakibatkan ruas jalan penghubung antara kawasan Kubang Nan Duo dan Sirukam rusak parah. Hampir seluruh badan jalan tergerus derasnya arus air.

Fasilitas lainnya yang rusak, yakni terputusnya jembatan pipa air bersih sepanjang lebih kurang 50 meter di kawasan Kapalo Banda. Banjir juga menyebabkan hanyutnya beronjong penahan tebing di Lubuak Batu Balau.

Selain merusak fasilitas umum, banjir juga ikut menyeret sejumlah ternak milik warga, merusak areal pertanian padi sawah dan ladang di sepanjang sungai.

"Dari laporan yang kami terima dari pihak nagari, kerusakan di Nagari Sirukam sangat parah," ujarnya.

Pihak BPBD Kabupaten Solok sampai saat ini masih melakukan pendataan secara menyeluruh terhadap dampak bencana yang terjadi di seluruh wilayah tersebut.

Baca juga: BPBD Solok kirimkan bantuan makanan untuk 160 jiwa terdampak banjir
Baca juga: Banjir Solok rusak 800 hektare lahan pertanian

Pewarta: Laila Syafarud
Editor: M. Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Kilas NusAntara Pagi

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar