Antisipasi bencana, BNPB minta pemda Sulsel tanam pohon rita

Antisipasi bencana, BNPB minta pemda Sulsel tanam pohon rita

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo pada acara penataran manajemen penanggulangan bencana tahun 2020 di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur Sulsel, Senin,(10/2/2020). (FOTO ANTARA/HO-Humas Pemprov Sulsel

Tanaman atau pohon rita ternyata terbukti menahan abrasi karena akarnya yang kuat mencengkeram tanah
Makassar (ANTARA) - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo meminta pemerintah daerah, baik provinsi maupun kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan untuk menanam beberapa jenis tanaman termasuk jenis pohon rita sebagai antisipasi bencana alam.

"Tanaman atau pohon rita ternyata terbukti menahan abrasi karena akarnya yang kuat mencengkeram tanah," katanya pada penataran manajemen penanggulangan bencana tahun 2020 di Kantor Gubernur Sulsel di Makassar, Senin. 

Nama latih dari pohon rita adalah "Alstonia Scholaris. R. Br"  atau juga disebut sebagai tanaman pulai.

Kegiatan itu juga dihadiri Pangdam XIV Hasanuddin dan Kapolda Sulsel.

"Jadi pak gubernur, pak bupati/wali kota, pohon Rita itu banyak kita temukan di Indonesia meski dengan nama berbeda. Untuk Sulsel biasa disebut pohon rita ini, banyak saya lihat di pinggir sungai tidak tergerus air karena pohon ini," tambahnya.

Selain pohon rita, kata dia, beberapa jenis lain yang juga dinilai berfungsi menahan abrasi di antaranya ketapang, trembesi dan sebagainya.

Ia menjelaskan, pohon ini secara pertumbuhan memang tidak begitu cepat. Namun jika tumbuh dan besar maka bisa menahan erosi ataupun abrasi.

"Ketika Presiden berkunjung ke sejumlah daerah, saya melihat sendiri bagaimana pohon rita ini ternyata mampu menahan abrasi," demikian Doni Monardo.

Baca juga: Walhi Sulsel: Abrasi di Galesong masih disebabkan penambangan pasir

Baca juga: Gubernur tinjau abrasi Pantai Galesong Kabupaten Takalar

Baca juga: Ratusan Rumah di Bantaeng Sulsel Terancam Abrasi, Tenggelam

Pewarta: Abdul Kadir
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Jabodetabek sepekan ke depan diguyur hujan, BMKG ingatkan antisipasi bencana

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar