Angin puting beliung hancurkan belasan rumah di Malaka NTT

Angin puting beliung hancurkan belasan rumah di Malaka NTT

Warga berada di rumah mereka yang atapnya rubuh akibat bencana angin puting beliung. (Antara/ho-Humas BPBD Malaka)

Tak ada korban jiwa dalam bencana tersebut, dua warga mengalami luka-luka, namun ada 15 unit rumah milik warga yang rusak berat karena atapnya sampai terangkat
Kupang (ANTARA) - Angin puting beliung menerjang wilayah pantai Teluk Hasan Maubesi, Desa Railor Tahak, Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka, NTT dan menghancurkan 15 unit rumah milik warga setempat, Senin.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Malaka, Gabriel Seran dihubungi dari Kupang, Senin malam mengatakan bahwa tak ada korban jiwa dalam bencana alam tersebut.

Baca juga: Angin kencang di Sumba Timur akibatkan belasan rumah rusak


"Tak ada korban jiwa dalam bencana tersebut, dua warga mengalami luka-luka, namun ada 15 unit rumah milik warga yang rusak berat karena atapnya sampai terangkat," katanya.

Ia menjelaskan Satgas BPBD Malaka sudah diterjunkan ke lokasi kejadian, guna mengidentifikasi kerusakan dan kerugian akibat puting beliung.

Bahkan, kata dia, Satgas BPBD setempat juga sedang menyalurkan bantuan sementara bagi korban yang terdampak bencana.

Baca juga: BPBD NTT imbau masyarakat waspadai cuaca ekstrem


Selain itu beberapa personel Satgas BPBD setempat juga sedang mendata kerusakan yang terjadi akibat angin puting beliung tersebut.

“Tim masih di lokasi untuk mendata. Kami akan tunggu data riil dari kepala desa, selanjutnya akan dilaporkan ke bupati untuk ditindaklanjuti,” ujarnya.

Ia pun mengatakan data lengkap soal bencana itu nanti baru bisa disampaikan pada Selasa (11/2) pagi setelah seluruh satgas melakukan pendataan.

Baca juga: BPBD dorong pemda di NTT tanam pohon sukun dan aren

Pewarta: Kornelis Kaha
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2020

BPBD Pulau Taliabu catat 1.359 KK terdampak banjir

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar