Perluas titik layanan, JNE tambah pergudangan di Denpasar

Perluas titik layanan, JNE tambah pergudangan di Denpasar

Logo JNE (1)

JNE akan terus meningkatkan pelayanan prima untuk pelanggan dengan menyiapkan gudang yang mampu mengelola lebih dari satu juta paket per bulan.
Jakarta (ANTARA) - JNE menambah titik layanan serta pergudangan seluas 3.224 meter persegi di Jalan Danau Poso No. 1A Sanur, Kota Denpasar, Bali, sebagai langkah ekspansi bisnis pada awal tahun.

Presiden Direktur JNE M Feriadi dalam keterangannya di Jakarta, Selasa, mengatakan upaya tersebut untuk menambah jaringan JNE di Pulau Dewata yang kini berjumlah lebih dari 100 titik layanan, pembangunan infrastruktur ini pun memperbesar kemampuan JNE Denpasar dalam menyerap tenaga kerja.

Saat ini JNE Denpasar memiliki kurang lebih 1.000 karyawan di seluruh Pulau Bali.

“JNE akan terus meningkatkan pelayanan prima untuk pelanggan dengan menyiapkan gudang yang mampu mengelola lebih dari satu juta paket per bulan. Kehadiran infrastruktur ini diharapkan semakin memudahkan pelanggan setia, sehingga kebutuhan masyarakat di sana akan pengiriman paket dapat terpenuhi terutama para UKM,” kata Feriadi.

Baca juga: LinkAja gandeng JNE permudah pembayaran non-tunai jasa logistik

Pimpinan Cabang JNE Denpasar Alit Septiniwati turut menyampaikan saat ini Pulau Bali dengan kearifan lokalnya memiliki potensi besar baik dari industri kerajinan, fesyen maupun makanan.

“Hal ini yang menjadikan tantangan bagi kami untuk saling bersinergi dengan masyarakat untuk sama - sama memajukan perekonomian terutama para UMKM,” katanya.

Menurut Badan Pusat Statistik Provinsi Bali, kumulatif ekspor barang Provinsi Bali periode Januari – November 2019 yang tercatat sebesar 545.817.493 dolar AS naik 1,10 persen dibandingkan Januari - November 2018.

Hal ini membuat JNE Denpasar berencana menjadikan gudang yang baru diresmikan ini untuk menangani layanan e-fulfillment logistic.

Fasilitas tersebut adalah sebuah layanan terpadu mulai dari sistem stock produk, pengemasan, pergudangan hingga pengiriman barang. Hal ini bertujuan untuk memudahkan para UMKM dalam memasarkan produknya baik dalam negeri maupun ke kancah Internasional.

Baca juga: Pengiriman paket saat Harbolnas 12.12 melonjak 30-40 persen

Alit menyadari bahwa perkembangan ekonomi digital sangat berdampak positif kepada bidang pengiriman ekspres karena perpindahan barang dari produsen ke konsumen membutuhkan logistik yang efisien dan tepat waktu.

“Di sinilah peran penting JNE dalam mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif lokal agar memiliki daya saing yang kompetitif”, kata Alit.

Hal ini tentu merupakan bagian dari upaya JNE Denpasar untuk memberikan pelayanan serta pengalaman terbaik untuk pelanggan setia JNE akan distribusi barang.

Pewarta: Juwita Trisna Rahayu
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Bulog DIY luncurkan e-commerce mudahkan akses pangan masyarakat

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar