Helikopter bom air turut padamkan kebakaran lahan di Siak

Helikopter bom air turut padamkan kebakaran lahan di Siak

Petugas memadamkan kebakaran hutan dan lahan di Desa Mengkapan, Kecamatan Sungai Apit, Siak. (ANTARA/HO-Sinar Mas)

Pekanbaru (ANTARA) - Helikopter bom air (water bombing) milik Asia Pulp and Paper (APP) Sinar Mas Forestry turut memadamkan dan mengendalikan kebakaran hutan dan lahan yang berada satu kilometer dari batas luar konsesi perusahaan di Desa Mengkapan, Kecamatan Sungai Apit Kabupaten Siak.

Selain itu, juga dilakukan pemadaman di darat oleh Tim Regu Pemadam Kebakaran PT Arara Abadi-APP Sinar Mas Forestry bersama anggota TNI dan Polri serta Masyarakat Peduli Api Binaan Perusahaan PT AA-APP SMF, kata Humas PT AA Distrik Siak, Suparlan di Siak, Kamis.

"Saat ini api sudah padam dan terkendali, namun tim kita terus melakukan pendinginan dengan membasahi kawasan tersebut," katanya.

Dia mengatakan awalnya api sudah termonitor di sistem deteksi kamera pengawas perusahaan sejak 27 Januari lalu. Pihaknya kemudian melapor ke aparat setempat sambil tim pemadam juga bantu padamkan dan keesokannya api telah padam.

Namun, karena cuaca panas dan kawasan tersebut yang merupakan gambut kering, pada 4 Februari 2020 api muncul lagi. Tim pemadam bersama Manggala Agni, TNI, Polri juga MPA membantu padamkan kebakaran lagi.

Baca juga: Siak sudah tetapkan status siaga darurat karhutla

Baca juga: Polisi ringkus dua pelaku pembakaran lahan di Siak

Baca juga: 10 embung dibuat untuk antisipasi kebakaran lahan di Siak


"Kita tidak ingin ambil risiko apalagi lokasinya berjarak 1 km dari konsesi kita. Maka kita juga kerahkan alat berat untuk membuat embung-embung karena jauhnya sumber air di lokasi karhutla, juga membuat sekat bakar," katanya.

Tak hanya itu PT AA Distrik Siak juga meminta bantuan Fire Operasion Management (FOM) APP Sinar Mas di Perawang untuk Helikopter bom air. Tim Reaksi Cepat itu juga membantu membawa peralatan pompa air, termasuk alat berat ekskavator untuk membuat embung dan membuat sekat bakar.

"Karena sesuai perintah pimpinan sekaligus mendukung Program Riau Bebas Asap, perusahaan tidak ingin mengambil risiko sekecil apapun agar api tidak meloncat ke kawasan konsesi perusahaan," kata Suparlan.

Sementara itu, Kepala Manggala Agni Daerah Operasi Distrik Siak, Ihsan mengapresiasi langkah cepat perusahaan membantu memadamkan kebakaran lahan di Desa Mengkapan karena kebakaran di Kecamatan Sungai Apit terjadi di banyak lokasi di antaranya Desa Tanjung Kuras, Mengkapan dan Desa Bunsur.

"Sinergi Manggala Agni dan instansi lain bersama RPK Sinar Mas ini sudah terjalin baik. Kita selalu berkoordinasi dengan membagi tugas untuk melakukan pemadaman di lokasi masyarakat yang di luar konsesi mereka," ungkap Ihsan.*

Baca juga: BBKSDA Riau tertibkan gubuk perambah di lokasi karhutla GSK

Baca juga: Polres Siak amankan karyawan BUMN diduga pembakar lahan

Baca juga: Hujan meredam kebakaran hutan-lahan di Giam Siak Kecil Riau

Pewarta: Bayu Agustari Adha
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Lancang Kuning Nusantara jadi rujukan 12 polda pantau karhutla

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar