Hingga Rabu China mencatat 1.367 kematian akibat virus corona

Hingga Rabu China mencatat 1.367 kematian akibat virus corona

Suasana jalan di Harbin terpantau sepi (HO/Dokumentasi pribadi)

Shanghai (ANTARA) - Jumlah kematian akibat wabah virus corona di daratan China meningkat menjadi 1.367 hingga Rabu, naik 254 dari hari sebelumnya, demikian Komisi Kesehatan Nasional (NHC) pada Kamis.

Di seluruh daratan China terdapat 15.152 infeksi baru terkonfirmasi. Angka tersebut menambah jumlah kasus secara keseluruhan menjadi 59.804, katanya.

Peningkatan tajam terjadi setelah otoritas Hubei menyebutkan mereka telah menggunakan metode diagnositik yang lebih cepat, dengan menggunakan pemindai tomografi melalui komputer (CT), yang disebutkan NHC telah mendiagnosa 13.332 infeksi baru.

Pemindai CT memperlihatkan penyakit paru-paru dan memungkinkan konfirmasi dan isolasi lebih cepat dari kasus baru, kata Komisi Kesehatan Hubei.

Otoritas Hubei sebelumnya hanya mengizinkan infeksi dikonfirmasi oleh uji RNA, yang prosesnya membutuhkan beberapa hari. RNA atau asam ribonukleat, membawa informasi genetik yang memungkinkan identifikasi organisme seperti virus.

NHC tidak memperhitungkan ketidakcocokan dari satu kasus, saat pihaknya melaporkan bahwa total keseluruhan hingga Selasa mencapai 44.653.

Sumber: Reuters

Baca juga: Pelindo II: Kapal China akan diperiksa sebelum berlabuh di Indonesia

Baca juga: Jepang bantah rumor penundaan Olimpiade 2020 akibat virus corona

 

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Fardah Assegaf
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Waspada DBD, sebanyak 49 penderita meninggal dunia

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar