TIX ID lakukan pendanaan seri B untuk "startup" PouchNATION

TIX ID lakukan pendanaan seri B untuk "startup" PouchNATION

Perwakilan dari TIX ID dan PouchNATION berfoto bersama usai kesepakatan pendanaan seri B di Jakarta, Kamis (13/2/2020). (ANTARA/HO)

Jakarta (ANTARA) - Layanan penjualan tiket bioskop TIX ID melakukan pendanaan seri B untuk perusahaan rintisan (startup) yang bergerak di bidang event dan kegiatan daring (online) dan luring (offline) melalui penggunaan teknologi NFC, PouchNATION yang berbasis Singapura.

Melalui keterangan resmi yang diterima ANTARA, Jumat, tidak diungkapkan berapa besaran investasinya. Namun, kolaborasi ini akan membuka kerja sama strategis antara TIX ID dan PouchNATION.

"Kolaborasi ini akan memudahkan pengelolaan sebuah event menjadi sangat efektif dimulai dari pembelian tiket secara online melalui platform TIX ID, hingga pengelolaan massa, kontrol akses dan kegiatan aktivasi sebuah brand melalui platform PouchNATION.” kata Managing Director TIX ID Sean Kim.

Sementara CEO PouchNATION Ilya Kravtsov berharap, investasi ini akan menjadi upaya pihaknya untuk menajamkan posisi bisnis di area acara (event) dan di area bisnis lokasi pelaksanaan acara.

"Kami melihat TIX ID yang memiliki jangkauan lebih dari 80 persen bisnis bioskop di Indonesia sebagai partner strategis yang tepat untuk visi PouchNATION," ujar Kravtsov.

"Bisnis kami memiliki visi untuk membentuk perusahaan teknologi terbesar di Asia Tenggara dalam bidang ‘live experiences’ beserta semua ekosistemnya, dan investasi ini adalah salah satu langkah besar dalam mewujudkan visi tersebut," lanjutnya.

Lebih lanjut, TIX ID mengklaim hingga saat ini sudah memiliki lebih dari 10 juta pengguna. Dalam waktu dekat, pengguna TIX ID juga dapat melakukan pembelian tiket acara hiburan mulai Maret.

Baca juga: 2,5 juta tiket film "Avengers: Endgame" terjual di TIX ID

Baca juga: Promosi tiket, Falcon kerjasama perdana dengan TIX ID

Baca juga: Dassault Systemes bantu startup kembangkan diri

Pewarta: Arnidhya Nur Zhafira
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Menristek janji bantu PT pengembang aplikasi teknologi digital

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar