Pemkot Bogor akan bangun empat pusat kuliner lagi

Pemkot Bogor akan bangun empat pusat kuliner lagi

Wali Kota Bogor, Bima Arya (kanan) meninjau pembangunan gorong-gorong di Kawasan Suryakencana Kota Bogor, Jawa Barat. ANTARA/HO Humas Pemkot Bogor/am.

Bogor (ANTARA) - Pemerintah Kota Bogor yang didukung pihak ketiga akan membangun empat pusat kuliner lagi di Kota Bogor setelah pembangunan pusat kuliner di Jalan Raya Suryakencana.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bogor, Samson Purba, di Balai Kota Bogor, Jumat, mengatakan, pembangunan empat pusat kuliner itu lokasinya di Sukasari, GOR Pajajaran, Lapangan Sempur, dan di Jalan Ciremai dekat Taman Kencana.

Menurut Samson, pembangunan pusat kuliner ini, merupakan bentuk kerja sama antara Pemerintah Kota Bogor dengan pihak ketiga, untuk menata para pedagang kaki lima (PKL) agar menjadi lebih tertib dan indah.

Samson menjelaskan, konsepnya adalah pusat kuliner yang sekaligus menjadi tujuan wisata. "Para pengunjung tidak hanya mencari makanan, tapi juga bisa bersantai di sana," katanya.

Pada kerja sama pembangunan pusat kuliner, menurut dia, Pemerintah Kota Bogor menyediakan lahan dan membuat gambar desain tenda-tenda dan fasilitas lainnya. "Pihak ketiga yang akan membangun tenda-tenda tersebut," katanya.

Baca juga: Pusat Kuliner Suryakencana Bogor akan beroperasi pada Februari

Baca juga: Bogor segera bangun tenda wilayah kuliner di Suryakencana

Baca juga: Wisata kuliner menjadi program unggulan Pemkot Bogor


Pembangunan tenda di empat lokasi untuk pusat kuliner itu, disesuaikan dengan jumlah pedagang kaki lima (PKL) yang ada di sekitar lokasi. "Pemerintah Kota Bogor bersama Paguyuban PKL sudah menata berapa jumlah PKL yang ada dan akan di relokasi ke pusat kuliner," katanya.

Menurut dia, para PKL sudah didata dan ditetapkan, sehingga tidak ada lagi tambahan PKL. Jumlah PKL yang akan menempati pusat kuliner, yakni 135 PKL di pusat kuliner Sukasari, 120 PKL di pusat kuliner Sempur, 45 PKL di pusat kuliner Ciremai, serta 30 PKL di GOR Pajajaran.

Anggaran yang untuk masing-masing pusat kuliner dari empat pusat kuliner itu bervariasi, tergantung pada desain dan jumlah PKL yang akan menempati, mulai dari Rp500 juta hingga Rp4 miliar.

Samson menjelaskan, pelaksanaan pembangunan pusat kuliner itu dilakukan secara bertahan pada tahun anggaran 2020. Pembangunan dimulai pada pusat kuliner Sukasari, mulai Maret 2020. "Pusat kuliner Sukasari ini, karena jumlah PKLnya cukup banyak, akan dibangun dalam beberapa tahap," katanya.




 

Pewarta: Riza Harahap
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar