Presiden minta masyarakat terima WNI setelah observasi di Natuna

Presiden minta masyarakat terima WNI setelah observasi di Natuna

Presiden Joko Widodo menanam pohon pulai di kawasan Jurang Jero, Taman Nasional Gunung Merapi, Kabupaten Magelang. ANTARA/Heru Suyitno

Magelang (ANTARA) - Presiden Joko Widodo meminta masyarakat menerima apa adanya warga negara Indonesia yang pulang dari Wuhan, China dan telah diobservasi terkait virus corona di Pulau Natuna, Kepulauan Riau.

"Itu proses protokol kesehatan WHO yang kita ikuti secara ketat, karantina di Natuna juga diawasi ketat, dicek setiap hari," kata Presiden Jokowi di Magelang, Jumat.

Baca juga: Usai menjalani karantina, ratusan WN Prancis diizinkan pulang

Ia menyampaikan hal tersebut usai melepas sepasang burung elang Jawa di kawasan Jurang Jero, Taman Nasional Gunung Merapi di Kabupaten Magelang.

Presiden menuturkan sekarang sudah 14 hari, memang protokolnya seperti itu.

Baca juga: China sebut 1.716 petugas kesehatan terinfeksi virus corona

"Kalau sekarang mereka kembali ke masyarakat ya pastikan bahwa itu memang prosedur sudah dilalui dan mereka bisa kembali. Kita harapkan masyarakat menerima apa adanya, mereka sudah dikarantina 14 hari dan tidak ada masalah," katanya.

Seperti diketahui sebanyak 238 WNI dari Wuhan, China yang diobservasi di Natuna, semuanya dinyatakan sehat dan rencananya akan dipulangkan ke daerah masing-masing Sabtu (15/2).

Pewarta: Heru Suyitno
Editor: Heru Dwi Suryatmojo
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Presiden Jokowi resmikan Stadion Manahan Solo

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar