Pemkot Bogor akan tata PKL dan membangun pusat kuliner

Pemkot Bogor akan tata PKL dan membangun pusat kuliner

Wali Kota Bogor melakukan kunjungan ke lokasi PKL di Kota Bogor (ANTARA/HO/Pemkot Bogor)

Bogor (ANTARA) - Pemerintah Kota Bogor akan menata ratusan pedagang kaki lima (PKL) dan membangun pusat kuliner yang diarahkan menjadi destinasi wisata kuliner di sejumlah lokasi di kota itu.

"Penataan PKL ini untuk menertibkan lokasi PKL sekaligus menata kawasan kota agar Kota Bogor menjadi lebih indah," kata Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim di Kota Bogor, Jawa Barat, Sabtu.

Menurut Dedie, para PKL yang akan ditata kemudian lokasinya dibangun pusat kuliner antara lain, di Kelurahan Sempur Bogor Tengah, di Jalan Ciremai dekat Taman Kencana Bogor Tengah, di Jalan Semeru Bogor Barat, di Sukasari Bogor Timur dan di sekitar GOR Pajajaran Tanah Sareal. Jumlahnya sekitar 300 PKL.

Rencana penataan PKL tersebut telah dibahas antara Pemerintah Kota Bogor dengan pihak ketiga, antara lain, PT Mayora, Bank Jabar Banten (BJB) dan Koperasi PKL, pada rapat koordinasi di Balai Kota Bogor, Jumat (14/2).

Untuk PKL di Kelurahan Sempur yang telah membentuk koperasi dan beranggota 120 PKL, menurut Dedie, Pemkot Bogor bersama pihak ketiga akan mendata lokasi dan fasilitas yang akan dibangun. Yakni berupa bangunan tenda yang seragam agar dapat menampung seluruh PKL yang telah terdaftar.

Baca juga: Pemkab Pekalongan gelar festival durian, promosikan wisata kuliner
Baca juga: Pelaku wisata Glagah Kulon Progo tolak pembangunan Plaza Kuliner


Pemerintah Kota Bogor bersama Perumda Pasar Pakuan Jaya  juga akan menata PKL di Jalan Ciremai, dekat Taman Kencana.

"Kalau lokasi di Kelurahan Sempur masih memungkinkan, ada juga opsi untuk memindahkan PKL dari Jalan Ciremai ke Kelurahan Sempur, tapi opsi ini baru sebatas usulan," katanya.

Kemudian, penataan PKL di Jalan Semeru, ada sebanyak 45 pedagang yang akan direlokasi ke Rumah Sakit Marzuki Mahdi. "Pihak Marzuki Mahdi sudah mengizinkan kita membangun sentra kuliner di sana," katanya.

PKL sebanyak 45 pedagang yang direloksi ke Rumah Sakit Marzuki Mahdi ini akan dibangunkan tenda yang seragam oleh pihak ketiga.

Baca juga: Wisata malam di Kota Solo akan dikembangkan, dimulai dengan kuliner
Baca juga: Kota Palu didorong menjadi destinasi wisata dan kuliner pascabencana


Para PKL di Sukasari yang jumlahnya sebanyak 135 pedagang, juga akan direlokasi dan dibangunkan tenda-tenda di pusat kuliner oleh pihak ketiga.

PKL di sekitar GOR Pajajaran yang jumlahnya 30 pedagang, juga akan ditata dan dibangunkan tenda yang seragam oleh pihak ketiga.

Pemerintah Kota Bogor dan pihak ketiga, masih mendata dan PKL dan lokasi yang akan dibangunkan tenda-tenda untuk pusat kuliner.

Pewarta: Riza Harahap
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar