Ketua DPRD Bangka dorong BUMDes kembangkan usaha lokal

Ketua DPRD Bangka dorong BUMDes kembangkan usaha lokal

Ketua DPRD Bangka, Iskandar (babel.antaranews.com/kasmono)

Saya melihat peran BUMDes sangat besar sebagai penggerak perekonomian masyarakat desa sesuai dengan kekayaan potensi yang dimiliki wilayah desa
Sungailiat,Bangka (ANTARA) - Ketua DPRD Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Iskandar mendorong Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di daerahnya, mampu mengembangkan usaha lokak sesuai dengan potensi di masing-masing desa.

"Saya mendorong penuh semua lembaga BUMDes yang sudah dibentuk di desa mampu mengerekan perekonomian masyarakat setempat guna kepentingan kesejahteraan," kata Iskandar di Sungailiat, Minggu.

Dikatakan, BUMDes merupakan lembaga usaha desa yang dikelola oleh masyarakat dan pemerintah desa dalam upaya memperkuat perekonomian desa dan dibentuk berdasarkan kebutuhan dan potensi desa.

Tujuan BUMDes seperti dalam Permendesa PDT dan Transmigrasi No. 4/2015 adalah, meningkatkan perekonomian desa, meningkatkan usaha masyarakat dalam pengelolaan potensi ekonomi desa.

"Saya melihat peran BUMDes sangat besar sebagai penggerak perekonomian masyarakat desa sesuai dengan kekayaan potensi yang dimiliki wilayah desa," katanya.

Dikatakan, BUMDes merupakan pilar kegiatan ekonomi di desa yang berfungsi sebagai lembaga sosial "social institution" dan komersial "commercial institution". Dari aspek sosial, BUMDes berpihak kepada masyarakat melalui kontribusinya dalam penyediaan pelayanan sosial.

"Sedangkan aspek komersialnya, mencari keuntungan melalui penawaran sumberdaya lokal barang dan jasa ke pasar," katanya.

Iskandar menyarankan, agar BUMDes harus dilakukan secara profesional dan mandiri, dengan menekankan prinsip efisiensi dan efektifitas.

BUMDes dibangun atas prakarsa (inisiasi) masyarakat, serta mendasarkan pada prinsip-prinsip kooperatif, partisipatif, transparansi, emansipatif, akuntabel, dan sustainabel dengan mekanisme "member-base" dan "self-help".

Data administrasi pemerintahan, Kabupaten Bangka memiliki lebih dari 60 desa dengan delapan kecamatan, potensi sumber daya alam meliputi, sektor pertanian, perkebunan, perikanan termasuk sektor pariwisata.

Baca juga: DPD-Unja diskusi RUU BUMDes

Baca juga: Kemendes akan tinjau ulang BUMDes, bakal dibentuk "holding"

 

Pewarta: Kasmono
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar