Remaja tewas dianiaya gerombolan orang tak dikenal di Pasar Minggu

Remaja tewas dianiaya gerombolan orang tak dikenal di Pasar Minggu

Ilustrasi Penganiayaan. (Ist/foto google.com/)

Jakarta (ANTARA) - Seorang remaja bernama Fahri Ardian (16) tewas setelah dianiaya segerombolan orang tidak dikenal di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Ahad.

Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 05.00 WIB, bertempat di Jalan Raya Pasar Minggu.

Kapolsek Pasar Minggu Kompol Prayitno membenarkan kejadian tersebut dan sedang ditangani oleh pihaknya untuk menelusuri kasus dan menangkap para pelaku tindak kekerasan tersebut.

"Masih kita dalami, kejadian dilaporkan jam 05.00 WIB, petugas sudah ke TKP mengecek lokasi kejadian, olah TKP dan meminta keterangan saksi-saksi," kata Prayitno saat dikonfirmasi.

Baca juga: Sidang perkara dugaan penganiayaan Nikita Mirzani digelar 24 Februari

Berdasarkan informasi, saat itu korban Fahri Ardian baru selesai makan nasi goreng bersama teman-temannya di lokasi kejadian. Fahri yang tercatat sebagai warga Jalan Damai Nomor 35 RT 003/RW 05 Pejaten Timur saat itu hendak pulang ke rumahnya.

Sesaat setelah menyeberang jalan, segerombolan orang menggunakan delapan unit sepeda motor, setiap kendaraan berboncengan, menghampiri korban dan langsung melakukan penganiayaan.

Warga yang menemukan korban lalu membawanya ke Rumah Sakit Tria Dipa di Pancoran, namun nyawa korban tidak tertolong dan menghembuskan nafas terakhir di ruang Instalasi Gawat Darurat RS Tria Dipa.

Baca juga: Warga Pisangan jadi korban penganiayaan di TPU Prumpung

Jenazah korban telah dibawa pulang oleh pihak keluarga dari IGD untuk dikebumikan. Petugas Kepolisian telah mendatangi rumah sakit serta meminta keterangan dari pihak rumah sakit dan juga rekan-rekan korban yang mengantarkan korban.

"Polisi sudah bergerak, kita sudah autopsu korban, cari saksi. Untuk pelakunya siapa dan motifnya apa masih didalami," kata Prayitno.

Pewarta: Laily Rahmawaty
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Masjid Jami' Al Munawar Pancoran tetap gelar shalat dzuhur berjamaah

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar