Warga Pulau Kelapa dan Harapan dilatih kelola bank sampah

Warga Pulau Kelapa dan Harapan dilatih kelola bank sampah

Kegiatan di Bank Sampah Induk Gesit, Jakarta Selatan. (Dokumen Humas PLN UID Jaya)

Melalui kegiatan ini diharapkan dapat membantu meminimalisir pembuangan sampah plastik. Sehingga memberikan suasana lingkungan tetap bersih dan menambah pendapatan ibu rumah tangga
Jakarta (ANTARA) - Sebanyak 40 warga di Kelurahan Pulau Kelapa dan Kelurahan Pulau Harapan dilatih mengelola bank sampah oleh mahasiswa Universitas Budi Luhur.

Lurah Pulau Harapan Adi Apandi, Senin, mengatakan pelatihan itu dipusatkan di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Nyiur Melambai, Pulau Kelapa, Kepulauan Seribu Utara, dengan peserta anggota pengurus bank sampah masing-masing RW dan kelurahan.

Baca juga: Kemasan ramah lingkungan mulai diterapkan di kantin balai kota

Baca juga: Pemkot Jakarta Utara imbau kurangi penggunaan wadah plastik

Baca juga: ASN Jakarta Utara ditegur inspektorat jika tak pilah sampah


"Semoga melalui kegiatan ini dapat membantu meminimalisir pembuangan sampah plastik. Sehingga memberikan suasana lingkungan tetap bersih dan menambah pendapatan ibu rumah tangga," harap Adi.

Ketua pengurus bank sampah Universitas Budi Luhur, Tutik Sri Susilowati mengatakan materi pelatihan adalah pemanfaatan sampah plastik dari bungkus dan minuman serbuk, menjadi benda-benda kerajinan seperti dompet, tas dan sebagainya.

"Tujuannya untuk menambah pengetahuan cara mengelola sampah untuk dibuat karya yang bernilai ekonomis dan memanfaatkan limbah plastik dengan baik," jelas Sri.

Pewarta: Fauzi
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Kilas NusAntara Siang

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar