Kominfo akan lakukan uji coba lengkap blokir IMEI pada Maret

Kominfo akan lakukan uji coba lengkap blokir IMEI pada Maret

Tampilan laman cek IMEI (https://kemenperin.go.id/imei/)

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) akan melakukan uji coba lengkap mekanisme pemblokiran International Mobile Equipment Identity (IMEI) bulan Maret.

“Mudah-mudahan trial yang lengkap dapat dilaksanakan pada bulan Maret,” ujar Direktur Standardisasi Perangkat Pos dan Informatika Kementerian Kominfo, Mochamad Hadiyana, lewat aplikasi pesan kepada Antara, Senin malam.

Sebelumnya, hari ini, Senin (17/2) Kominfo bersama operator seluler XL telah melakukan uji coba pembatasan IMEI dengan mengujikan fungsi EIR dalam rangka proof of concept (PoC) sistem black list bertempat di XL Tower, Jl. H. R. Rasuna Said.

Tadinya, menurut Hadiyana, akan dilaksanakan juga uji performa dengan melibat SIBINA, yaitu Centralized EIR yang ada di Kemenperin, namun tidak dapat dilaksanakan karena SIBINA belum bisa dioperasikan sebagaimana mestinya.

“Untuk uji fungsi sendiri berjalan dengan sangat baik. Semua use case scenario dapat berjalan dengan sangat baik,” kata Hadiyana.

Sebagai contoh, dalam use case pemindahan kartu SIM kepada perangkat yang legal menyebabkan perangkat mendapatkan layanan telekomunikasi seluler.

Baca juga: Jelang regulasi IMEI, Kominfo bahas perlindungan konsumen

Baca juga: Menkominfo pastikan regulasi IMEI berlaku 18 April


Sementara, pemindahan kartu SIM pada perangkat yang belum terdaftar menyebabkan perangkat mendapatkan layanan selama periode klarifikasi dengan mendapatkan SMS Notifikasi untuk mengklarifikasi status perangkatnya ke SIBINA.

Sedangkan, pemindahan kartu SIM pada perangkat ilegal menyebabkan perangkat tidak bisa digunakan oleh pelanggan.

“Contoh use case lainnya adalah penanganan IMEI cloning. Dalam use case ini, sistem memblokir perangkat yang teridentifikasi palsu dengan menempatkannya dalam daftar hitam,” kata Hadiyana.

Selanjutnya, sistem akan memberikan layanan kepada perangkat yang teridentifikasi asli dengan cara mengawinkannya dengan nomor kartu SIM dan menempatkannya dalam daftar pengecualian.

Hadiyana menambahkan, total skenario yang diuji terdiri dari 15 use case.

Kominfo juga akan melakukan uji coba pembatasan IMEI besok, Selasa (18/2), dengan mekanisme White List yang dilakukan terhadap operator seluler Telkomsel.

“Besok juga uji fungsi seperti hari ini,” ujar Hadiyana.

Aturan mengenai IMEI disahkan pada 18 Oktober lalu oleh tiga kementerian, yaitu Kominfo, Kementerian Perindustrian dan Kementerian Perdagangan. Aturan tersebut akan berlaku secara efektif mulai 18 April mendatang.

Baca juga: Kominfo uji coba pemblokiran IMEI dengan dua metode

Baca juga: RUU Perlindungan Data Pribadi, jangan ada lagi kebocoran

Baca juga: Uji coba pembatasan IMEI digelar, ini tanggapan operator


Pewarta: Arindra Meodia
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Kemkominfo luncurkan aplikasi pelacak pasien TraceTogether

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar

  1. syarief20188@gmail.com

    Inovasi bagus, semoga kedepanya bisa lebih baik lagi...

    Saya Ananda Syarif Hidayatullah (1811510001)
    Kunjungi juga

    https://www.atmaluhur.ac.id/