Polairud Polda Papua evakuasi korban perahu terbalik di Base-G

Polairud Polda Papua evakuasi korban perahu terbalik di Base-G

Personel Diretktorat Polairud Polda Papua mengevakuasi korban perahu terbalik atas nama Sarifuddin dan La Wado di perairan Base-G, Distrik Jayapura Utara, Jayapura, Selasa (18/02/2020) siang. ANTARA/Ho-Humas Polda Papua

Jayapura (ANTARA) - Personel Direktorat Polairud Polda Papua evakuasi korban perahu terbalik atas nama Sarifuddin dan La Wado di perairan Base-G, Distrik Jayapura Utara, Jayapura, Selasa siang.

Kabid Humas Polda Papua, Komisaris Besar Polisi AM Kamal, di Jayapura, Selasa malam, mengatakan korban atas nama La Wado bersama Sarifudin hendak pulang dari memancing dan tiba di perairan Base-G, perahu yang ditumpangi dihantam ombak tinggi kurang lebih empat meter.

"Sehingga mengakibatkan perahu yang ditumpangi kedua korban patah dan terbalik. Kedua korban sempat mengapung sekitar satu jam, kemudian La Wado ditolong perahu lain yang kebetulan lewat," katanya.

Baca juga: Polisi benarkan kapal nelayan ditemukan terbalik tanpa abk

Selanjutnya korban La Wado bertemu dengan patroli reaksi cepat dari Dit Polairud Polda Papua di perairan Tanjung Kayu Batu dan bersama-sama kembali menuju ke perairan Base-G untuk menolong korban lainnya atas nama Sarifudin yang masih mengapung di perairan tersebut.

"Sekitar pukul 15.20 WIT, korban Sarifudin berhasil ditemukan dalam keadaan selamat oleh patroli reaksi cepat Dit Polairud Polda Papua," katanya.

Kedua korban kemudian dibawa ke dermaga Dit Polairud Polda Papua dan diserahkan Polsek Jayapura Utara yang diterima langsung Kepala Polsek Jayapura Utara, Inspektur Polisi Satu Handry M Bawiling.

Baca juga: Kapal motor bawa rombongan pengantin terbalik di Nias Barat

"Kedua korban oleh kepala Polsek Jayapura Utara langsung diserahkan kepada keluarga," kata Kamal.

Berkaitan dengan persoalan ini, Kamal mengimbau kepada seluruh warga untuk mengurangi aktifitasnya di laut guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan bersama.

"Di Papua sendiri beberapa bulan terakhir ini cuaca sangat buruk sehingga kami meminta para warga baik itu nelayan maupun pengguna jasa transportasi laut untuk dapat mengurangi aktifitas sampai cuaca membaik," katanya.

Kamal menambahkan untuk perahu yang digunakan oleh kedua korban belum bisa dievakuasi karena cuaca di laut kurang bersahabat.

Pewarta: Alfian Rumagit
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Seluruh korban longboat terbalik di Perairan Morotai ditemukan

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar