NBA

NBA kehilangan jutaan dolar dari China lantaran cuitan Hong Kong

NBA kehilangan jutaan dolar dari China lantaran cuitan Hong Kong

Pebasket Orlando Magic Aaron Gordon mengikuti kontes slam dunk NBA All Star 2020 di United Center, Chicago, Illinois, Sabtu (16/2/2020). Pebasket Miami Heat Derrick Jones menjadi juara dalam kontes tersebut. ANTARA FOTO/Reuters/USA TODAY Sports/pras.

Jakarta (ANTARA) - Komisioner NBA, Adam Silver, menyebutkan liga bakal kehilangan "ratusan juta dolar" karena adanya perselisihan dengan China terkait cuitan manajer umum Houston Rockets Daryl Morey di Twitter yang mendukung para demonstran pro-demokrasi Hong Kong.

Sponsor China di NBA memutuskan hubungan sebagai serangan balasannya setelah tweet Morey pada Oktober silam, tepat sebelum dua tim NBA memainkan pertandingan eksibisi pra-musim di China.

Stasiun penyiaran negara CCTV juga berhenti menayangkan pertandingan NBA untuk jutaan penggemar bola basket di negara itu.

"Besarnya kerugian akan mencapai ratusan juta dolar," kata Silver saat konferensi pers di sela-sela All-Star Weekend di Chicago, dilansir dari AFP, Rabu.

Baca juga: Beilein dan Cavs bicara rencana mundur saat jeda All-Stars

"Mungkin kurang dari 400 juta dolar AS," katanya.

Namun, "ini substansial", tambahnya.

"Saya tidak ingin lari dari persoalan itu ... Tapi saya tidak punya perasaan bahwa ada masalah permanen pada bisnis kita di sana."

Komisaris ini berharap CCTV melanjutkan menyiarkan pertandingan NBA tetapi juga tidak memberikan jangka waktu untuk itu.

Baca juga: Tim LeBron menang atas tim Giannis di NBA All Star dalam laga sengit

Pewarta: Junaydi Suswanto
Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Berlatih basket bersama pemain NBA Jason Anthoney Richardson

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar