BKPM siap sambut investasi saat kunjungan Raja dan Ratu Belanda

BKPM siap sambut investasi saat kunjungan Raja dan Ratu Belanda

Plt. Deputi Bidang Pengembangan Iklim Penanaman Modal BKPM, Yuliot (berkacamata). ANTARA/Ade Irma Junida.

Kedatangan Kerajaan Belanda ini mereka membawa lebih dari 100 pengusaha besar Belanda
Jakarta (ANTARA) - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mengatakan siap menyambut investasi asal Belanda saat kunjungan kenegaraan Raja Willem-Alexander dan Ratu Máxima pada 10-13 Maret 2020 mendatang.

Plt Deputi Pengembangan Iklim Penanaman Modal BKPM, Yuliot saat ditemui di Jakarta, Rabu, mengatakan sejauh ini masih dibahas komitmen investasi yang akan ditandatangani antara Indonesia dan Belanda. Begitu pula perkiraan nilai investasinya.

"Kedatangan Kerajaan Belanda ini mereka membawa lebih dari 100 pengusaha besar Belanda. Ada beberapa event juga tapi komitmen investasi baru yang akan ditandatangani masih dibahas delegasi yang dikoordinasikan oleh Dubes Belanda di Jakarta dengan BKPM. Jadi masih konsolidasi," jelasnya.

Baca juga: Presiden Jokowi sebut Belanda mitra investasi terbesar dari Eropa

Kendati demikian, Yuliot mengungkapkan sejumlah investasi di sektor yang akan disasar nantinya, diantaranya industri makanan dan minuman, energi, hingga riset.

"Pak Kepala BKPM (Bahlil Lahadalia) siap alokasikan waktu untuk menghadiri MoU. Ada beberapa komitmen investasi antara Dubes Belanda dengan BKPM," ujarnya.

Belanda semakin memperkuat hubungan dan kerja sama bilateralnya dengan Indonesia melalui kunjungan kenegaraan Raja Willem-Alexander dan Ratu Maxima ke Jakarta, Yogyakarta, Kalimantan Tengah, dan Sumatera Utara pada 10-13 Maret 2020.

Baca juga: Indonesia tawarkan investasi sektor maritim kepada Belanda

Kunjungan kenegaraan Raja dan Ratu Belanda atas undangan Presiden Joko Widodo ini difokusan pada penguatan kemitraan dan kerja sama bidang ekonomi, konservasi alam, budaya, sains, dan sejumlah sektor lain yang meneguhkan keterikatan erat kedua bangsa.

Kerja sama bidang ekonomi kedua negara akan ditekankan pada sektor pertanian, layanan kesehatan, industri bahari dan perlindungan pantai, serta ekonomi.

Dalam catatan BKPM, realisasi investasi Belanda di Indonesia hingga Desember 2019 sebesar 2,56 miliar dolar AS atau berkontribusi sebesar 9,2 persen melalui 1.345 proyek terhadap total investasi.

Baca juga: Gubernur Sulsel: Kedatangan misi dagang Belanda harus dimaksimalkan

Pewarta: Ade irma Junida
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar