Filariasis-malaria turun, Menkes beri penghargaan Kabupaten Jayapura

Filariasis-malaria turun, Menkes beri penghargaan Kabupaten Jayapura

Bupati Jayapura, Provinsi Papua Mathius Awoitauw (tiga dari kanan) menerima penghargaan dari Menkes Terawan Agus Putranto karena dinilai berhasil menurunkan angka filariasis/kaki gajah dan malaria dalam Rapat Kerja Kesehatan Nasional (Rakerkesnas) 2020 di Jakarta, Rabu (19/2/2020)(FOTO ANTARA/HO-Dinkes Papua)

Kabupaten Jayapura merupakan salah dari lima kabupaten dan lima kota di seluruh Indonesia yang berhasil menurunkan angka filariasis
Makassar (ANTARA) - Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto memberikan penghargaan kepada Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua karena dinilai berhasil menurunkan angka penyakit filariasis (kaki gajah)n dan malaria di daerah itu.

Pelaksana tugas Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua drg Aloysius Giyai ketika dikonfirmasi dari Makassar, Rabu, mengatakan penghargaan itu langsung diterima oleh Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw disela-sela Rapat Kerja Kesehatan Nasional (Rakerkesnas) 2020 yang berlangsung di JIEXPO Jakarta.

Dalam Rakerkesnas itu, menurut Aloysius, Menkes memberikan penghargaan tertinggi kepada bupati dan wali kota yang berhasil menurunkan angka filariasis dan malaria.

Dia mengatakan Kabupaten Jayapura merupakan salah dari lima kabupaten dan lima kota di seluruh Indonesia yang berhasil menurunkan angka filariasis.

"Saya selaku pelaksana tugas Kepala Dinas Kesehatan Papua merasa bangga bahwa kami di Papua juga bisa," kata Aloysius yang kini menjabat Direktur RSUD Jayapura ini.

Menurut mantan Direktur RSUD Abepura itu apa yang dicapai itu menyamai dengan provinsi lain di Indonesia dalam kemajuan eliminasi berbagai penyakit, terutama filariasis dan malaria di Provinsi Papua.

Ia berharap penghargaan yang diterima dapat dipertahankan oleh Dinkes Kabupaten Jayapura dan dapat menjadi contoh bagi kabupaten-kabupaten lain di wilayah paling timur Indonesia.

Selain itu, kata dia, eliminasi filariasis harus tetap dijaga agar angkanya terus menurun, kemudian malaria yang apinya menurun, atau harus ada progres api malarianya diturunkan.

Menurut Aloysius, Rakerkesnas itu dihadiri oleh sejumlah kementerian di antaranya Kementerian Agama, Kementerian Pertanian, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi serta Kementerian Dalam Negeri.

Baca juga: Dinkes: 11 kabupaten di Papua bebas penyakit kaki gajah

Baca juga: Kabupaten/kota penyelenggara PON XX diminta kontrol malaria

Baca juga: Pemantauan kelambu berinsektisida Papua masuk rekor MURI

Baca juga: Malaria Center dukung Papua sambut PON 2020


Pewarta: Musa Abubar
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Soal harga vaksin, Terawan ikuti dinamika global

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar