Rusia kritik operasi militer Turki di Idlib-Suriah

Rusia kritik operasi militer Turki di Idlib-Suriah

Warga yang mengungsi, meninggalkan Idlib, berada di atas truk dengan harta benda mereka di Azaz, Suriah, Sabtu (15/2/2020). ANTARA FOTO/REUTERS/Khalil Ashawi/ama/djo

Moskow (ANTARA) - Rusia pada Rabu menyatakan bahwa operasi militer Turki terhadap pasukan pemerintah Suriah di wilayah Idlib akan menjadi skenario terburuk.

Sebelumnya pada Rabu, Presiden Turki Tayyip Erdogan mengatakan pelaksanaan operasi militer di wilayah itu "tinggal menunggu waktu".

Pernyataan itu ia keluarkan setelah pembicaraan dengan Rusia tentang Idlib tidak memenuhi tuntutan Turki.

Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan kepada para wartawan bahwa Moskow sangat menentang operasi semacam itu.

Namun, katanya, Rusia dan Ankara akan terus menjalin kontak untuk mencegah ketegangan di Idlib semakin meningkat.

Sumber: Reuters
Baca juga: Erdogan: Situasi Idlib takkan teratasi kecuali pasukan Suriah mundur
Baca juga: Turki klaim telah penuhi tanggung jawabnya di Idlib sesuai kesepakatan
Baca juga: Turki akan serang pasukan Suriah jika ada lagi tentaranya yang terluka

Penerjemah: Tia Mutiasari
Editor: Atman Ahdiat
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Ketum PP Muhammadiyah: Pemulangan WNI terpapar ISIS jadi kewenangan pemerintah

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar