BPBD DKI juga sebut Pos Pantau Depok berstatus siaga dua

BPBD DKI juga sebut Pos Pantau Depok berstatus siaga dua

Informasi tinggi muka air di sejumlah pintu air di wilayah DKI Jakarta yang dikeluarkan Dinas SDA Jakarta pada hari pertama tahun baru 2020, Rabu (1/1/2020) (ANTARA/HO-Twitter Dinas SDA DKI Jakarta)

Jakarta (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Kamis pagi, menyebutkan Pos Pantau Depok berstatus siaga dua karena ketinggian muka air 285 sentimeter pada pukul 08.45 WIB.

Karena itu, BPBD DKI Jakarta dalam laman resmi Twitternya menyebut sejumlah wilayah, utamanya bagi warga di sekitar lintasan Kali Ciliwung untuk mengantisipasi potensi bahaya banjir dalam 6-9 jam ke depan.

Sejumlah wilayah yang diwajibkan waspada di antaranya Srengseng Sawah, Pejaten Timur, Rawa Jati, Bale Kambang, Pengadegan, Cikoko, Cawang, Kebon Baru, Bukit Duri, Bidara Cina dan Kampung Melayu.

Baca juga: BPBD DKI siarkan peringatan dini, Pos Pantau Pesanggrahan siaga tiga

Penyebaran informasi juga telah dilakukan melalui lurah serta warga bantaran Ciliwung melalui sosial media, termasuk penyebaran informasi melalui Disaster Early Warning System (DEWS).

BPBD DKI juga mencatat cuaca hujan dan gerimis melanda hampir seluruh wilayah di Jakarta sejak Rabu (19/2) menjelang tengah malam hingga Kamis dini hari.

Catatan Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta mencatat tinggi muka air di Pasar Ikan juga telah memasuki status dua pada informasi mutakhir pukul 09.00 WIB.

Baca juga: BPBD DKI Jakarta turunkan status Pintu Air Manggarai menjadi normal

 

Pewarta: Devi Nindy Sari Ramadhan
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Jateng kirim bantuan untuk korban banjir Jabodetabek

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar