Bulog berencana bangun penggilingan padi modern di Pulang Pisau

Bulog berencana bangun penggilingan padi modern di Pulang Pisau

Bupati Pulang Pisau Edy Pratowo (ketiga kiri) berdialog dengan Direktur Pengadaan Perum Bulog Mayjen (purn) TNI Wibisono Poespitohadi (kanan) terkait dengan pengembangan potensi pertanian di Pulang Pisau. ANTARA/HO-Bagian Protokol Setda Kabupaten Pulang Pisau

Kita akan berupaya sesuai prosedur dan mekanisme dalam menyediakan tanah hibah seluas 2 hektare, untuk mendukung pembangunan penggilingan padi modern yang dapat menampung hasil panen raya gabah petani. Sehingga dapat langsung diproses dan diserap nan
Pulang Pisau (ANTARA) - Bupati Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, Edy Pratowo mengatakan, Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) berencana membangun penggilingan padi modern di daerah itu.

"Kita akan berupaya sesuai prosedur dan mekanisme dalam menyediakan tanah hibah seluas 2 hektare, untuk mendukung pembangunan penggilingan padi modern yang dapat menampung hasil panen raya gabah petani. Sehingga dapat langsung diproses dan diserap nantinya oleh Bulog," kata Edy Pratowo yang dihubungi dari Pulang Pisau (Pulpis), Kamis.

Menurut dia, dirinya melakukan kunjungan ke Bulog di Jakarta yang diterima langsung oleh Direktur Pengadaan Mayjen (purn) TNI Wibisono Poespitohadi.

Edy mengungkapkan bahwa untuk perencanaan pembangunan penggilingan padi modern itu, pemkab setempat diminta menyediakan hibah tanah.

Tujuan utama dari kunjungan kerja ke Perum Bulog Jakarta tersebut, dalam rangka rencana pengembangan potensi pertanian di Kabupaten Pulang Pisau.

Edy menambahkan, mengapa kabupaten setempat dipilih untuk pembangunan penggilingan padi modern, karena Pulpis memiliki potensi lahan yang cukup luas untuk dikembangkan.

Dalam pertemuan itu, poin-poin yang dipaparkan adalah sebagai langkah awal kerjasama yang dibangun Perum Bulog dengan pemerintah kabupaten dalam rangka peningkatan produksi beras Nasional.

Terkait dengan penyediaan tanah hibah tersebut, Edy mengungkapkan bahwa pemerintah setempat bersedia dan menyanggupi dan mempersiapkan lahan yang diperlukan.

Ia juga berharap apa yang menjadi kesepakatan dalam pertemuan bisa ditindaklanjuti serta berjalan sesuai dengan harapan dan terlaksana dengan baik.

Edy juga meminta dengan kepala dinas terkait untuk terus melakukan komunikasi dengan Perum Bulog.

Menurut di, langkah-langkah setelah pertemuan ini harus dapat ditindaklanjuti, sehingga ada progress yang hasilnya tercapai.

Ketua DPRD Pulang Pisau Ahmad Rifa'i yang ikut serta dalam pertemuan tersebut mengaku, menyambut baik upaya yang dilakukan pemerintah setempat.

"Mudah-mudahan kerja sama ini membuahkan hasil yang bukan semata untuk meningkatkan beras nasional, tetapi diharapkan hasilnya juga bisa dirasakan oleh para petani setempat," katanya.

Ahmad berharap, hasil gabah dari para petani ini ke depan bisa langsung diserap oleh Bulog sehingga petani tidak perlu merasa khawatir lagi.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut adalah Ketua DPRD Ahmad Rifa'i, Wakil Ketua I Fadli Rahman, Pimpinan Wilayah Bulog Kalimantan Tengah Mika Ramba dan sejumlah kepala dinas terkait.

 

Pewarta: Kasriadi/Adi Waskito
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar