MRT Jakarta sediakan parkir khusus disabilitas di Stasiun Lebak Bulus

MRT Jakarta sediakan parkir khusus disabilitas di Stasiun Lebak Bulus

Direktur Operasi dan Pemeliharaan PT MRT Jakarta Muhammad Effendy berfoto bersama sejumlah penyandang disabilitas dalam acara pembukaan area parkir khusus disabilitas di Stasiun MRT Lebak Bulus Grab, Jakarta, Kamis (20/2/2020). (Foto : ANTARA/Katriana).

Saat ini kita ada security di setiap entrance,
Jakarta (ANTARA) - PT MRT Jakarta menyediakan fasilitas parkir khusus bagi penyandang disabilitas di Stasiun Lebak Bulus Grab, Jakarta Selatan, tanpa pungutan biaya.

"Siang ini MRT senang sekali bisa membuka area parkir ini khusus buat teman-teman disabilitas," kata Direktur Operasi dan Pemeliharaan PT MRT Jakarta, Muhammad Effendy di Jakarta, Kamis.

Ia menjelaskan area parkir seluas delapan sampai 10 meter di depan Gereja Kristen Jawa (GKJ) Nehemia itu dapat memuat delapan hingga 10 kendaraan khusus disabilitas dan berjarak sekitar 20 meter ke arah lift stasiun MRT.

Bagi penyandang disabilitas yang membawa kendaraan mereka di area parkir tersebut, mereka akan dengan mudah menuju area MRT, mulai dari fasilitas parkir yang dijaga petugas keamanan, jarak area parkir dengan stasiun yang cukup dekat hingga penyediaan fasilitas lift yang memudahkan mereka naik dan memasuki kereta tanpa bantuan sekalipun.

Baca juga: MRT Jakarta ungkap alasan Stasiun Sarinah berganti nama

"Saat ini kita ada security di setiap entrance, mereka sambil jaga entrance mereka juga akan menjaga kendaraan yang ditinggalkan. Insya Allah akan aman," ujarnya.

"Tentunya penyediaan area parkir ini juga gratis, tidak dipungut biaya," katanya.

Effendy mengemukakan penyediaan area parkir di Stasiun Lebak Bulus Grab itu bekerja sama dengan GKJ Nehemia selaku pemilik area parkir.

Baca juga: Pembangunan MRT Fase 2A dimulai, ini tahapan konstruksinya

Namun demikian, area parkir tersebut hanya dapat digunakan oleh penyandang disabilitas untuk memarkirkan kendaraan mereka pada Senin hingga Jumat, karena pada Sabtu sampai Minggu dan juga pada hari-hari besar, area parkir itu masih perlu digunakan oleh jemaat gereja yang hendak beribadah di gereja tersebut.

"Untuk saat ini tentunya untuk Sabtu Minggu kita akan tetap berusaha keras mencari tempat-tempat lain yang bisa menyediakan parkir," tambahnya.

Upaya untuk memperbanyak area parkir dan fasilitas lain bagi penyandang disabilitas, sebutnya akan terus dilakukan dengan mengajak banyak pihak untuk bekerja sama.

Ke depan, ia berharap semua area di sekitar stasiun MRT memiliki fasilitas parkir khusus disabilitas, selain juga terus berupaya melengkapi fasilitas lain untuk memudahkan akses mereka.

"Kalau bisa semuanya menyediakan. Kita akan coba," katanya.

Baca juga: Dirut: Konstruksi MRT Jakarta Fase 2A tak ganggu mobilitas publik

Pewarta: Katriana
Editor: Hendra Agusta
COPYRIGHT © ANTARA 2020

​​​​​​​Integrasi antar moda transportasi untuk efisiensi

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar