Pemprov DKI pastikan jalanan aman dari genangan akibat hujan lokal

Pemprov DKI pastikan jalanan  aman dari genangan akibat hujan lokal

Arsip Foto - Suasana kawasan ibukota yang diselimuti mendung tebal di Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Jumat (15/4/2010). (ANTARA/ANDIKA WAHYU/ANDIKA WAHYU)

Jalanan aman namun untuk permukiman warga di bantaran sungai diminta waspada terhadap banjir kiriman
Jakarta (ANTARA) - Pemprov DKI Jakarta memastikan jalan-jalan di wilayahnya aman dari genangan  pascaturun hujan  lokal sejak Rabu (19/2) malam hingga Kamis pagi.

Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Juaini Yusuf, Kamis, mengatakan berdasarkan informasi yang diterimanya hasil dari pantauan di lapangan, di Jakarta pada Kamis ini tidak ada satupun jalan yang tergenang, bahkan hingga memutuskan akses.

"Tidak ada laporan jalan yang tergenang," kata Juaini saat dihubungi di Jakarta.

Kendati demikian, Juaini mengingatkan agar warga bantaran kali Ciliwung harus berhati-hati akan adanya banjir kiriman dari Bogor yang juga telah diguyur hujan sejak Rabu (19/2) malam.

Pasalnya, kata Juaini, pihaknya mendapatkan laporan bahwa ada kenaikan pintu air Kali Ciliwung dan Pesanggrahan setelah Pintu Air Katulampa, Bogor, Jawa Barat sempat dilaporkan dalam siaga 2.

Baca juga: Makam di TPU Tegal Alur ikut terendam akibat hujan deras

Baca juga: 46 RW di 21 Kelurahan Jakarta terendam hingga 2,5 meter

Baca juga: Anies sebut tinggi muka air Pintu Air Manggarai normal


Dia mengimbau agar warga daerah bantaran Kali Ciliwung dan Pesanggrahan untuk mengantisipasi adanya luapan air kali pada sore hari hingga malam ini.

"BPBD sudah memberikan informasi kepada warga bantaran kali perihal banjir kiriman," ucapnya.

Setelah wilayah Bogor diguyur hujan semalaman, akhirnya membuat air di berbagai sungai seperti Ciliwung dan Cileungsi meluap hingga membuat beberapa wilayah di Jakarta terkena dampaknya berupa banjir terjadi Kamis ini

Kepala Pusat Data dan Informasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta M Insaf mencatat berdasarkan data pukul 15.00 WIB, ada 46 RW di 12 kecamatan yang terletak di 21 kelurahan terendam.

"RW ada 46 yang tersebar di 12 kecamatan dan 21 kelurahan," ujar Insaf dalam keterangannya..

Pewarta: Ricky Prayoga
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Apa saja yang disiapkan MRTJ dalam keadaan darurat?

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar