Sepekan, warga Belanda cari orang tua hingga harga masker mahal

Sepekan, warga Belanda cari orang tua hingga harga masker mahal

Foto warga negara Belanda, Herlina, mencari orang tuanya yang berdomisili di Jelambar, Jakarta Barat. (ANTARA/Facebook/Herlina mencari nurhayati dan joric)

Jakarta (ANTARA) - Ragam peristiwa di wilayah Jakarta terjadi pada sepekan Senin (17/2) hingga Jumat (21/2) disiarkan Antara dan mungkin masih dapat dibaca kembali untuk informasi akhir pekan ini.

1. Seorang warga negara Belanda mencari orang tuanya di Jakarta

Seorang warga negara Belanda bernama Herlina telah tiga kali mengutus perwakilan untuk mencari orang tuanya di kawasan Jelambar, Grogol Petamburan, Jakarta Barat.

Ketua RT 03 RW 03 Kelurahan Jelambar Baru, Irwan Raspati mengatakan, perwakilan Herlina telah datang untuk memperbarui data pencarian orang tuanya.

"Ada waktu itu perwakilan Herlina datang tahun 2015, 2016, kemudian yang terakhir 2019," ujar Irwan di Jakarta, Selasa.

Baca selengkapnya disini

2. 22 penyandang disabilitas ikut tes SKD CPNS DKI Jakarta

Sebanyak 22 penyandang disabilitas mengikuti tes Seleksi Kemampuan Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019 tingkat Provinsi DKI Jakarta di Jakarta Selatan.

Kepala Suku Badan Kepegawaian Jakarta Selatan, Heri Dianto saat dikonfirmasi Rabu mengatakan, tes SKD CPNS 2019 untuk peserta disabilitas dilaksanakan pada Sabtu (22/2) dan Minggu (23/2).

"Untuk peserta tes penyandang disabilitas waktunya terpisah dengan peserta umum, mereka dijadwalkan ikut tes di hari Sabtu dan Minggu, jumlahnya ada 22 orang," kata Heri.

Baca selengkapnya disini

3. Bupati Kepulauan Seribu imbau masyarakat tidak BAB sembarangan

Bupati Kepulauan Seribu Husein Murad mengimbau masyarakat tidak lagi buang air besar sembarangan (BABS) di pinggir pantai.

“Tidak ada lagi BABS sehingga tidak boleh ada lagi jamban liar di tepi pantai atau tempat-tempat yang bukan seharusnya. Kita akan lakukan penertiban,” tegas Husein di Kepulauan Seribu, Rabu.

Perilaku BABS, kata dia, tidak hanya mengganggu kesehatan tubuh, namun juga memiliki efek buruk seperti mencemari air dan menyebabkan penyakit hingga kematian.

Baca selengkapnya disini

4. Produksi masker di Jakarta terganggu karena sulit bahan baku

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengungkapkan, produksi masker di kawasan ini terganggu karena terkendala bahan baku yang sebagian besar berasal dari China,k menyusul langkahnya komoditas itu belakangan ini.

"Jadi belum ditemukan (ada penimbunan). Karena memang itu bahan bakunya memang habis, kan itu bahan bakunya impor dari China. Dan dengan adanya kasus Corona tentu produksinya juga berkurang," ucap Plt Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, dan Perdagangan (KUKMP) DKI Jakarta, Elizabeth Ratu Rante Allo, di Jakarta, Selasa.

Selain karena kelangkaan itu dan permintaan masyarakat yang meningkat akibat terpengaruh oleh informasi virus Corona, mengakibatkan harganya merangkak naik.

Baca selengkapnya disini

5. Arkeolog desak Anies batalkan Formula E di kawasan Monas

Perkumpulan Ahli Arkeologi Indonesia (IAAI) mendesak Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk membatalkan gelaran balap mobil listrik Formula E di kawasan cagar budaya Lapangan Merdeka dan Monumen Nasional (Monas).

Seruan tersebut terlampir dalam pernyataan sikap IAAI sebanyak dua lembar di Jakarta, Jumat, untuk penyelamatan situs cagar budaya Lapangan Merdeka dan Monumen Nasional kepada Anies.

"Mendesak agar Komisi Pengarah Situs Cagar Budaya Lapangan Merdeka dan Monumen Nasional (Monas) membatalkan izin pelaksanaan balap mobil Formula E di dalam area Situs Cagar Budaya Lapangan Merdeka dan Monumen Nasional," ujar Ketua IAAI Wiwin Djuwita Ramelan.

Baca selengkapnya disini

Pewarta: Fauzi
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar