BNPB imbau warga waspada hujan ekstrem Jabodetabek

BNPB imbau warga waspada hujan ekstrem Jabodetabek

Arsip Foto - Suasana kawasan ibukota yang diselimuti mendung tebal di Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Jumat (15/4/2010). ANTARA FOTO/Andika Wahyu/pras/aa.

Jakarta (ANTARA) - Bencana Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau masyarakat di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi potensi hujan ekstrem selama beberapa jam ke depan.

Dalam keterangan tertulis yang diterima ANTARA di Jakarta, Minggu, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi BNPB Agus Wibowo mengatakan peringatan dini cuaca Jabodetabek pada Minggu, pukul 20.45 WIB yang dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menginformasikan adanya potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dan disertai petir.

Potensi hujan tersebut diprakirakan terjadi mulai pukul 21.15 WIB pada Minggu dan diperkirakan berlangsung hingga Senin (24/2) pukul 00.15 WIB.

Wilayah-wilayah yang berpotensi terdampak hujan, yakni Cakung, Jatinegara, Matraman, Pulogadung di akarta Timur; Cempaka Putih, Gambir, Johar Baru, Kemayoran, Menteng, Sawah Besar, Senen, Tanah Abang di Jakarta Pusat; Grogol Petamburan, Palmerah, Tamansari, Tambora di Jakarta Barat.

Baca juga: BMKG prakirakan ada potensi hujan ekstrem tapi berpeluang kecil

Selain itu, wilayah Pademangan, Penjaringan, Tanjungpriok di Jakarta Utara; Tebet, dan sekitarnya di Jakarta Selatan; Cigudeg, Jasinga, Leuwisadeng, Nanggung, Sukajaya di Kabupaten Bogor; Jati Uwung, Karawaci, Periuk di Kota Tangerang; Pasar Kemis, Rajeg, Sindangjaya di Kabupaten Tangerang.

BMKG memprakirakan hujan dapat meluas ke wilayah-wilayah Balaraja, Cikupa, Cisoka, Curug, Gunungkaler, Jayanti, Kemiri, Kresek, Kronjo, Mauk, Mekarbaru, Sepatan, Sepatan Timur, Solear, Sukadiri, Sukamulya di Kabupaten Tangerang; Batuceper, Cibodas, Cipondoh, Pinang, Tangerang di Kota Tangerang; Bekasi Barat, Medan Satria, Pondok Gede di Kota Bekasi; Tarumajaya dan sekitarnya di Kabupaten Bekasi.

Selain itu, area Cengkareng, Kebon Jeruk, Kembangan di Jakarta Barat; Cilincing, Kelapa Gading, Koja di Jakarta Utara; Duren Sawit, Kramatjati, Makasar di Jakarta Timur; Kebayoran Baru, Kebayoran Lama, Pancoran, Setia Budi di Jakarta Selatan; serta Leuwiliang, Pamijahan, Parungpanjang, Rumpin, Tenjo di Kabupaten Bogor.

Untuk menghindari risiko dampak banjir maka masyarakat diimbau untuk memastikan gas, instalasi listrik dan dokumen penting dalam kondisi aman, menyiapkan tas siaga bencana untuk 3x24 jam, serta memastikan jalur evakuasi keluar rumah tidak terhalang perabot rumah tangga .

Beberapa langkah yang dapat dilakukan jika air mulai naik yakni mematikan semua jaringan listrik, mencabut alat-alat yang masih tersambung dengan listrik dan tidak menyentuh peralatan yang bermuatan listrik apabila berdiri di atas atau dalam air.

Baca juga: BMKG prediksi Jabodetabek berpotensi hujan sedang hingga lebat
Baca juga: BMKG keluarkan peringatan dini hujan di Jabodetabek

Pewarta: Martha Herlinawati S
Editor: M. Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Empat wilayah risiko tinggi Corona di Jabodetabek

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar