Rieza Parhan-Medi Hestri maju Pilkada Bangka Barat jalur perseorangan

Rieza Parhan-Medi Hestri maju Pilkada Bangka Barat jalur perseorangan

Pasangan Rieza Firmansyah Parhan - Medi Hestri serahkan berkas persyaratan calon peserta Pilkada Kabupaten Bangka Barat 2020, pada Minggu (23/2) malam. (ANTARA/ Donatus D.P)

Mentok, Babel (ANTARA) - Rieza Firmansyah Parhan-Medi Hestri akan maju sebagai pasangan calon peserta Pemilihan Bupati-Wakil Bupati Bangka Barat 2020 melalui jalur perseorangan.

"Berkas dukungan sebagai salah satu syarat pencalonan dari jalur perseorangan pada pilkada 2020 sudah kami serahkan ke KPU Kabupaten Bangka Barat pada Minggu (23/2) malam," kata Rieza Firmansyah Parhan di Mentok, Senin.

Berkas dukungan berupa foto kopi KTP dan surat dukungan dari masyarakat yang diserahkan jumlahnya sudah memenuhi syarat minimal yang ditentukan penyelenggara, yaitu 10 persen dari jumlah pemilih atau sebanyak 12.872 orang.

Jumlah dukungan yang menginginkan pasangan tersebut maju dalam kancah pilkada 2020 sebanyak 13.059 yang dibuktikan dengan foto kopi KTP dan surat dukungan dari warga di enam kecamatan, tersebar di 63 desa/kelurahan.

Dengan penyerahan berkas dukungan sebagai salah satu syarat menjadi peserta Pilkada Kabupaten Bangka Barat 2020, Rieza Parhan bersama Medi Hestri menyatakan siap untuk maju melalui jalur perseorangan.

Terkait adanya kemungkinan untuk maju melalui jalur partai politik, Rieza Parhan mengatakan kecil peluang untuk maju melalui jalur parpol karena desakan masyarakat agar pasangan Rieza-Medi maju melalui jalur perseorangan.

"Meskipun dalam komunikasi sehari-hari tetap berjalan baik, namun untuk pilkada 2020 kami sudah sampaikan kepada kawan-kawan pengurus partai politik bahwa kami akan tetap maju melalui jalur perseorangan," katanya.

Dengan maju melalui jalur perseorangan, pasangan tersebut yakin akan mampu memberikan yang terbaik untuk kemajuan daerah dan masyarakat di Kabupaten Bangka Barat.

Rieza Firmansyah merupakan putra Almarhum Parhan Ali, Bupati Bangka Barat dua periode, yaitu periode 2005-2010 dan 2016-2021, namun Parhan Ali meninggal dunia pada 1 Februari 2019, sedangkan Medi Hestri merupakan politisi dari Kecamatan Tempilang yang pernah menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bangka Barat.

Baca juga: Peneliti: Calon perseorangan Pilkada 2020 beri alternatif pilihan

Baca juga: Peneliti: Kinerja kandidat tentukan pilihan pada Pilkada 2020

Baca juga: Peneliti: Politik SARA tidak laku pada Pilkada Bangka Barat 2020

Pewarta: Donatus Dasapurna Putranta
Editor: Yuniardi Ferdinand
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar