Banjir di Jalan Kayu Putih Jaktim sisakan lumpur

Banjir di Jalan Kayu Putih Jaktim sisakan lumpur

Petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur menyemprotkan air ke lumpur sisa banjir di jalur lambat Jalan Raya Kayu Putih, Pulo Gadung, Senin (24/2/2020). (ANTARA/Andi Firdaus)

Jakarta (ANTARA) - Banjir yang merendam Jalan Raya Kayu Putih, Pulo Gadung, Jakarta Timur, Minggu (23/2), menyisakan tumpukan lumpur pada Senin pagi.

"Kami imbau pengendara untuk berhati-hati saat melintas, meski banjir sudah surut, tapi masih ada lumpurnya," kata Kepala Seksi Operasional Damkar, Jakarta Timur, Gatot Sulaeman di Jakarta.

Sebanyak dua unit armada pompa berikut 14 personel damkar telah dikerahkan menuju lokasi untuk proses pembersihan lumpur. "Pembersihan lumpur kita mulai pukul 09.40 WIB. Saat ini masih berlangsung," katanya.

Petugas membersihkan lumpur menggunakan alat semprot kebakaran mengarah ke sebagian jalur lambat Jalan Raya Kayu Putih. Sumber air dari saluran air terdekat di bahu jalan disedot menggunakan alat dan dialirkan melalui selang penyemprot yang dikendalikan sejumlah petugas.

Baca juga: Dua rute layanan TransJakarta belum beroperasi maksimal akibat banjir
Baca juga: Warga bantaran Ciliwung Jaksel diimbau waspada luapan


Selama proses pembersihan lumpur, petugas hanya memfungsikan jalur cepat bagi pengendara yang melintas.

Jalan Raya Kayu Putih terendam banjir imbas hujan lebat yang terjadi pada Minggu dini hari. Otoritas terkait mengalihkan seluruh pengendara menuju jalan alternatif memanfaatkan Jalan Tol Cempaka Putih.

Selain merendam Jalan Kayu Putih, banjir juga menyergap kawasan penduduk di Perumahan Pulomas dengan ketinggian hampir mencapai satu meter. Saat ini sejumlah titik banjir di wilayah Jakarta Timur sebagian besar telah surut.
Baca juga: Jalan yang terendam banjir di Jaktim sudah bisa dilalui
Baca juga: BMKG perkirakan hujan lebat guyur Jakarta Senin malam 

Pewarta: Andi Firdaus
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Apa saja yang disiapkan MRTJ dalam keadaan darurat?

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar