Polisi merekayasa lalu lintas akibat banjir

Polisi merekayasa lalu lintas akibat banjir

Petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur menyemprot lumpur banjir yang tersisa di jalur lambat Jalan Raya Kayu Putih, Pulo Gadung, Senin (24/2/2020). (ANTARA/Andi Firdaus)

Jakarta (ANTARA) - Polda Metro Jaya masih merekayasa arus lalu lintas akibat genangan di sejumlah wilayah di Provinsi DKI Jakarta.

"Masih ada genangan di depan pintu Kawasan Berikat Nusantara (KBN) dari arah Cakung sekitar 50 sentimeter," kata Kasubdit Bin Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Fahri Siregar di Jakarta, Senin.

Akibat genangan di wilayah Jakarta Utara itu, sementara kendaraan mobil dan motor difasilitasi melalui jalan tol, masuk melalui Ramp KBN. "Untuk sepeda motor dikanalisasi dengan lajur paling kiri," ujar Fahri.

Baca juga: BMKG perkirakan hujan lebat guyur Jakarta Senin malam
Baca juga: Jalan yang terendam banjir di Jaktim sudah bisa dilalui
Baca juga: Bendung Katulampa Siaga III


Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta, saat ini genangan yang tersisa tinggal 1,28 persen, menurun dari 4,6 persen.

Hingga Senin (24/2) pukul 07.00 WIB, total RW yang masih terdampak banyak sebanyak 35 RW yang menyebabkan 2.393 Jiwa mengungsi.
Baca juga: Warga bantaran Ciliwung Jaksel diimbau waspada luapan
Baca juga: Dua rute layanan TransJakarta belum beroperasi maksimal akibat banjir
Baca juga: Banjir di Jalan Kayu Putih Jaktim sisakan lumpur


Pewarta: Fauzi
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Luapan Sungai Ciliwung rendam 17 wilayah RW

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar