DPRD dukung observasi WNI Diamond Princess dan World Dream di Sebaru

DPRD dukung observasi WNI Diamond Princess dan World Dream di Sebaru

Petugas otoritas kesehatan memeriksa suhu tubuh seorang penumpang kapal dari Malaysia menggunakan termometer non kontak di Pelabuhan Internasional PT Pelindo I Dumai di Dumai, Riau, Minggu (23/2/2020). Pemerintah Indonesia memberikan perhatian serius terhadap upaya pencegahan penyebaran virus Corona (2019-nCOV) dengan melakukan pemeriksaan kesehatan kepada setiap kedatangan penumpang dari luar negeri sejak ditemukannya sejumlah kasus dan kematian baru akibat terinfeksi virus tersebut di sejumlah negara. ANTARA FOTO/Aswaddy Hamid/wsj.

Rasanya cukup bagus dan saya setuju
Jakarta (ANTARA) - Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta Iman Satria mendukung rencana Menteri Kesehatan RI Terawan Agus Putranto untuk melakukan observasi terhadap warga negara Indonesia (WNI) penumpang kapal pesiar Diamond Princess dan World Dream di Pulau Sebaru, Kabupaten Kepulauan Seribu, Jakarta.

"Rasanya cukup bagus dan saya setuju," kata Iman saat dihubungi, di Jakarta, Senin.

Iman mendukung rencana Menkes Terawan karena lokasi Pulau Sebaru yang strategis di ujung Kepulauan Seribu dan tidak ada aktivitas warga di pulau itu.

"Sebaru adalah pulau yang di penghujung. Jadi sangat cocok untuk kegiatan observasi," kata Iman.

Baca juga: Kepulauan Seribu dinilai aman untuk tempat observasi WNI

Meski mendukung rencana Menkes, Iman berharap Kementerian Kesehatan RI juga melakukan sosialisasi terhadap warga terkait penggunaan salah satu pulau di area Kepulauan Seribu itu.

"Harus ada sosialisasi dong. Itu urusan kementerian, sosialisasi secepatnya," kata Iman.

Ia pun berharap rencana Menkes melakukan observasi kepada WNI penumpang dua kapal pesiar yang diduga tempat penyebaran virus corona COVID19 tidak mendapat penolakan dari warga sekitar.

"Mudah- mudahan tidak ada penolakan ya," kata politikus dari partai Gerindra itu.

Baca juga: Virus corona dapat menyebar melalui gigitan nyamuk? Ini faktanya

Terdapat 78 orang WNI di kapal pesiar Diamond Princess. Dalam perjalanan, kapal tersebut berlabuh di Pelabuhan Yokohama untuk menjalani masa karantina penyebaran virus Corona jenis baru atau COVID-19 (menurut penamaan WHO). Terdapat empat orang WNI terkonfirmasi terpapar oleh virus tersebut dan sedang menjalani perawatan di Jepang.

Sedangkan ada 188 WNI bekerja di kapal pesiar World Dream yang hingga saat ini masih berada di perairan internasional dekat Bintan, Kepulauan Riau karena ditolak bersandar di seluruh negara termasuk Indonesia.

Hasil pemeriksaan kesehatan ekstensif berikut suhu tubuh itu menunjukkan bahwa seluruh kru WNI terbebas dari virus Corona, demikian pula seluruh penumpang kapal yang telah meninggalkan kapal pada pelayaran terakhir pada 9 Februari 2020 dari Hong Kong.

Baca juga: 188 WNI di World Dream dapat sertifikat bebas Covid-19, kata Menkes

Hingga Senin (24/2) pagi terkonfirmasi 79.00 orang yang terinfeksi virus Corona dengan 2.469 kematian sedangkan sudah ada 23.510 orang yang dinyatakan sembuh. Kasus di China mencapai 76.942 kasus, di kapal Diamond Princess mencapai 691 kasus, di Korea Selatan 602 kasus, di Italia 155 kasus serta di 29 negara lainnya.

Pewarta: Livia Kristianti
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Cegah krisis ekonomi, Indonesia gelontorkan tambahan Rp405,1 triliun

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar