Kadin Indonesia ajak UKM dan rintisan bantu pembangunan berkelanjutan

Kadin Indonesia ajak UKM dan rintisan bantu pembangunan berkelanjutan

Wakil Ketua Umum Kadin Shinta Widjaja Kamdani dalam peluncuran P4G di Kantor Bappenas, Jakarta, Senin (24/2/2020). ANTARA/Dewa Wiguna/pri.

Tidak hanya perusahaan besar saja karena ada 97 persen adalah UKM
Jakarta (ANTARA) - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) mendorong pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) dan usaha rintisan berpartisipasi membantu pemerintah mewujudkan pembangunan berkelanjutan, melalui program nasional kemitraan untuk pembangunan ramah lingkungan dan tujuan global (P4G) 2030.

"Tidak hanya perusahaan besar saja karena ada 97 persen adalah UKM," kata Wakil Ketua Umum Kadin Shinta Widjaja Kamdani dalam peluncuran P4G di Kantor Bappenas, Jakarta, Senin.

Pengusaha itu juga mendorong perusahaan besar untuk mengajak UKM dan rintisan yang menjadi mitranya untuk fokus mendukung pembangunan berkelanjutan (SDGs).

Baca juga: Pemerintah petakan potensi investasi hijau di Papua, ini tujuannya

Kadin, lanjut dia, bersama pemerintah dan masyarakat sipil melalui P4G akan membuat proyek ramah lingkungan yang lebih konkrit untuk mendukung SDGs.

Proyek pembangunan ramah lingkungan itu, kata dia, di antaranya seperti pengolahan sampah dan energi bersih.

Energi bersih misalnya diharapkan mendukung upaya pemerintah untuk mewujudkan bauran energi terbarukan sebesar 23 persen pada tahun 2025 yang membutuhkan upaya kerja bersama.

Baca juga: Pemerintah luncurkan P4G untuk pembangunan berkelanjutan

Pemerintah melalui Kementerian Perencanaan dan Pembangunan Nasional (PPN) dan Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Bappenas) meluncurkan P4G di Kantor Bappenas, Senin. dan energi," katanya.

Baca juga: Denmark ajak Indonesia bergabung kerja sama P4G

Pewarta: Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Delegasi Belanda jaga misi pembangunan berkelanjutan

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar