Rektor: Kampus Merdeka penting bagi mahasiswa tingkatkan kompetensi

Rektor: Kampus Merdeka penting bagi mahasiswa tingkatkan kompetensi

Asisten Khusus Menhan, Mayjen TNI (Purn) Chairawan Kadarsyah (kiri) dan Rektor Moestopo, Prof Dr Rudy Harjanto, MSn dalam acara pelantikan tentang drone di Kampus Merah Putih Senayan, Senin(24/2/2020). ANTARA/HO-dok pri/pri.

Ini relevan dengan bonus demografi, yang mana sepertiga penduduk kita harus mendapatkan perhatian pendidikan dan pekerjaan hingga 2030
Jakarta (ANTARA) - Rektor Universitas Moestopo (Beragama) Prof Dr Rudy Harjanto MSn mengatakan kebijakan Kampus Merdeka penting bagi mahasiswa untuk meningkatkan kompetensinya.

"Kebijakan Kampus Merdeka ini, terutama magang tiga semester di luar program studi sangat penting bagi mahasiswa dalam meningkatkan kompetensinya. Tidak hanya belajar secara teori tapi juga praktiknya," ujar dia di Jakarta, Senin.

Dengan program magang tersebut, lanjut dia, mahasiswa dapat mempraktikkan apa yang selama ini dipelajarinya di kampus, baik di industri maupun masyarakat.

Selain itu, apa yang diajarkan di kampus harus selaras dengan industri sehingga apa yang diajarkan dapat dipraktikkan saat magang.

"Mahasiswa juga hendaknya mengambil magang sesuai dengan minatnya. Jangan sekadar mengisi liburan," kata dia.

Baca juga: Kemendikbud : Kampus Merdeka beri nilai "plus" pada mahasiswa

Dia mengharapkan praktik magang bisa meningkatkan kompetensi mahasiswa tersebut.

Untuk itu, pihaknya mendukung kebijakan Kampus Merdeka tersebut.

"Ini relevan dengan bonus demografi, yang mana sepertiga penduduk kita harus mendapatkan perhatian pendidikan dan pekerjaan hingga 2030," kata dia.

Terdapat empat poin dari Kampus Merdeka, yakni otonomi bagi Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Swasta (PTS) untuk melakukan pembukaan atau pendirian program studi (prodi) baru.

Selain itu, program reakreditasi yang bersifat otomatis untuk seluruh peringkat dan bersifat sukarela bagi perguruan tinggi dan prodi yang sudah siap naik peringkat, kebebasan bagi PTN Badan Layanan Umum (BLU) dan Satuan Kerja (Satker) untuk menjadi PTN Badan Hukum (PTN BH), dan perpanjangan waktu magang tiga semester di luar program studi.

Baca juga: Unand siapkan 15 prodi baru penerapan kebijakan kampus merdeka
Baca juga: Universitas Pendidikan Nasional terapkan kebijakan "Kampus Merdeka"

Pewarta: Indriani
Editor: M. Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar