Kemarin, pemulangan WNI di World Dream dan tujuh daerah siaga hujan

Kemarin, pemulangan WNI di World Dream dan tujuh daerah siaga hujan

Kapal pesiar World Dream yang ditolak masuk di Taiwan di tengah kekhawatiran infeksi coronavirus di atas kapal, terlihat merapat di Terminal Kapal Tak Kai di Hong Kong, Cina (5/2/2020). ANTARA/REUTERS/Tyrone Siu/pri.

Jakartata (ANTARA) - Berbagai berita terjadi yang dipublikasikan pada Senin (25/2) yakni usaha pemerintah mengevakuasi warga negara Indonesia (WNI) yang bekerja di kapal pesiar World Dream dan Diamond Princess yang menarik perhatian pembaca.

Tidak hanya itu, terdapat pula pemberitaan tentang peringatan BMKG akan hujan ekstrem dan potensi dampaknya yang terjadi di beberapa daerah.

Berikut berita-berita kemarin yang masih menarik dibaca hari ini (25/2):

1.ABK World Dream dijemput di Selat Durian pada 26 Februari

Pemerintah akan menjemput WNI yang bekerja sebagai anak buah kapal (ABK) di World Dream dengan metode perpindahan kapal ke kapal di Selat Durian, Kepulauan Riau pada 26 Februari.

Untuk tahu lebih lanjut soal pemulangan WNI tersebut bisa dibaca di sini

2. BMKG: Tujuh daerah berstatus siaga potensi hujan lebat sampai Selasa

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan tujuh daerah berstatus siaga akan potensi dampak hujan ekstrem sampai dengan Selasa (25/2).

Simak beritanya di sini

3. Ribuan rumah di Karawang terendam banjir

Ribuan rumah di daerah Kabupaten Kerawang terendam banjir akibat curah hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir. Banjir tersebut menggenangi beberapa kawasan di daerah Jawa Barat itu.

Untuk lebih lengkapnya bisa dibaca di sini


4. BNPB bagikan kiat antisipasi dampak hujan deras Jabodetabek

Badan Nasional Penaggulangan Bencana (BNPB) membagikan beberapa kiat untuk mengantisipasi hujan deras yang mengguyur wilayah Jakarta dan sekitarnya dalam beberapa hari terakhir.

Baca kiat lengkapnya di tautan ini
 

Pewarta: Prisca Triferna Violleta
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Penyemprotan massal disinfektan dengan drone dan water cannon

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar