Bursa Saham Inggris anjlok 1,94 persen, terseret saham pariwisata

Bursa Saham Inggris anjlok 1,94 persen, terseret saham pariwisata

Ilustrasi: Pialang sedang memantau pergerakan saham di Bursa Efek London, Inggris. REUTERS/Simon Dawson (Reuters)

London (ANTARA) - Saham-saham Inggris tergelincir lagi pada penutupan perdagangan Selasa (25/2/2020), terutama terseret saham terkait pariwisata dengan acuan  Indeks FTSE 100 di Bursa Saham London turun 1,94 persen atau 138,95 poin, menjadi 7.017,88 poin.

Dari 100 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen Indeks FTSE 100 sebagian besar berakhir di wilayah negatif dengan kerugian yang signifikan.

Carnival, operator kapal pesiar Inggris-Amerika, adalah pemain terburuk (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya jatuh 5,92 persen.

Disusul oleh saham perusahaan internasional untuk komponen dan sub-sistem kedirgantaraan, pertahanan dan pasar energi terpilih Meggitt yang merosot 5,15 persen, serta kelompok perusahaan pariwisata terintegrasi TUI AG kehilangan 4,87 persen.

Di sisi lain, NMC Health, penyedia jaringan layanan kesehatan, terangkat 3,77 persen, menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainer) dari saham-saham unggulan.

Diikuti oleh saham perusahaan distribusi dan alih daya multinasional Inggris Bunzl yang meningkat 2,45 persen, serta perusahaan penerbitan dan pendidikan multinasional Inggris Pearson naik 0,41 persen.

Baca juga: Bursa saham Spanyol merugi besar lagi, ketakutan Corona berlanjut

Baca juga: Bursa saham Jerman kembali merosot, Indeks DAX 30 anjlok 1,88 persen

Baca juga: Harga emas jatuh 26,6 dolar dari tingkat tertinggi 7 tahun

 

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Presiden buka perdagangan perdana, IHSG menguat

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar