Laporan dari Pulau Sebaru

WNI kru World Dream sudah menuju Pulau Sebaru Kecil

WNI kru World Dream sudah menuju Pulau Sebaru Kecil

Arsip Foto. KRI dr Soeharso 990 di Dermaga Komando Armada II Surabaya, Kamis (20/2/2020). Kapal rumah sakit itu membawa WNI awak kapal World Dream menuju tempat observasi COVID-19 di Pulau Sebaru Kecil, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta, Rabu (26/2/2020). (ANTARA/Aditya Ramadhan)

Jakarta (ANTARA) - Warga negara Indonesia (WNI) kru kapal World Dream sudah dipindahkan ke KRI dr Soeharso dan sekarang sedang menuju Pulau Sebaru Kecil di Kepulauan Seribu, DKI Jakarta, untuk menjalani observasi, kata Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Achmad Yurianto.

"Pemindahan dari Batam sudah dilakukan dari World Dream ke KRI dr Soeharso, sudah finish (selesai), sudah clear (beres)," katanya saat dihubungi dari Jakarta, Rabu.

KRI dr Soeharso, ia melanjutkan, menuju Pulau Sebaru Kecil membawa 188 anak buah kapal yang akan menjalani observasi ulang yang ditujukan untuk memastikan kembali mereka benar-benar bebas dari COVID-19 karena sebelumnya mereka sudah dinyatakan bebas dari infeksi virus corona oleh otoritas kesehatan Hong Kong.

Achmad Yurianto memperkirakan KRI dr Soeharso tiba di Sebaru Kecil sekitar dua hari lagi karena perjalanan dari Selat Durian, Kepulauan Riau, menuju Pulau Sebaru Kecil membutuhkan waktu sekitar 24 jam plus 17 jam.

Di Pulau Sebaru Kecil, kata dia, sudah ada fasilitas observasi yang aman dan memenuhi standar kesehatan.

Observasi terhadap anak buah World Dream, menurut dia, dilakukan di fasilitas yang sebelumnya dirancang untuk klinik rehabilitasi bagi pecandu narkoba di Sebaru Kecil.

"Ada delapan bangunan inti yang besar dua lantai seperti cottage bisa menampung 200 orang. Ada aula, ruang makan, dapur dan mes," katanya.

Baca juga:
Pemerintah sudah siapkan fasilitas di Sebaru Kecil untuk observasi WNI
Area Observasi Pulau Sebaru dipasangi CCTV dan jaringan komunikasi

Pewarta: Anom Prihantoro
Editor: Maryati
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Dekontaminasi kawasan observasi dilakukan selama sepekan

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar